Anies BUKTIKAN Monas untuk Semua Agama, termasuka Perayaan Natal. Masih mau teriak gubernur intoleran?


[PORTAL-ISLAM.ID] JAKARTA - Gubernur DKI Anies Rasyid Baswedan kembali merealisasikan dan membuktikan JANJI-JANJI nya.

Salah satunya adalah diperbolehkannya kembali pemakaian Lapangan Monas untuk kegiatan keagamaan dari semua agama, tidak hanya Islam, yang sebelumnya dilarang oleh gubernur lama.

Setelah kemarin dipakai untuk kegiatan Maulid Nabi yang digelar Pemprov DKI, Majelis Nurul Musthofa dan Majelis Rasulullah serta Reuni Akbar 212, kini Gubernur Anies juga mengizinkan Monas dipakai untuk kegiatan Perayaan Natal.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan akan ada perayaan natal bersama yang diselenggarakan di Monas, Jakarta Pusat. Hal ini hasil pertemuan dengan sejumlah perwakilan dari organisasi keagamaan Nasrani.

"Tadi ada pertemuan untuk perayaan natal di Monas," kata Anies, di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (4/12/2017), seperti dikutip detikcom.

Terkait waktu kapan akan diselenggarkan belum diputuskan kapan tanggal pasti pelaksanaan perayaan tersebut.

"Saya tadi mengusulkan kalau bisa di sekitar waktu natal tapi mereka mengatakan karena ada libur dan lainnya mereka mengusulkan Januari," ujar Anies.

Untuk diketahui, Pemprov DKI telah resmi memperbolehkan Kawasan Monas digunakan untuk kegiatan keagamaan.

Hal ini setelah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meneken Peraturan Gubernur (Pergub) No. 186 Tahun 2017 tentang Perubahan Atas Peraturan Gubernur Nomor 160 Tahun 2017 Tentang Pengelolaan Kawasan Monumen Nasional (Monas). Dengan keluarnya Pergub tersebut, Anies memberikan ruang bagi kegiatan sosial, pendidikan, kebudayaan, dan keagamaan di kawasan Monas.

Inilah BUKTI bahwa gubernur Muslim justru yang akan menjaga toleransi umat beragama dengan baik.

Tidak hanya itu, sebelumnya gubernur Anies juga meresmikan gereja, pura, mengusulkan hari libur untuk deepavali.

Padahal sebelumnya Anies dituding gubernur intoleran, kaum radikal, dll.

"Setelah resmikan vihara/kelenteng, gereja, usulkan perayaan deepavali, lalu natal bersama di Monas...kalian ahoker gagal #Nalar masih mau teriak gubernur intoleran, pendukung radikalisme, saracen, dsb?? Eat your heart out !! 🤓," kata netizen @ZAEffendy.

TAPI TUDUHAN kalian yang gagal move on gak akan ngaruh.

Gubernur Anies tak terpengaruh dan tetap membuktikan dengan kerja nyata.