WOW! Survei LSI: 13,3% Warga Coblos FPI Jika Jadi Parpol pada Pemilu 2019; FPI Runner Up Setelah PDIP


[PORTAL-ISLAM.ID] Hasil survei mengejutkan dikeluarkan oleh Lembaga Survei Indonesia (LSI) terkait Front Pembela Islam (FPI).

Seperti dilansir CNN Indonesia, Lembaga Survei Indonesia (LSI) menemukan sekitar 13 persen responden akan memilih Front Pembela Islam (FPI) jika ikut Pemilu Legislatif pada 2019.

Hal itu dipaparkan LSI dalam sejumlah lembaran presentasi yang diperoleh CNNIndonesia.com pada Senin (20/11/2017).

Pertanyaan terkait dengan FPI tersebut hanya untuk responden yang beragama Islam. Pertanyaannya adalah apakah warga akan memilih FPI jika organisasi itu berpartisipasi dalam Pemilu 2019 kelak.

Jawaban yang diperoleh LSI adalah 13,3 persen responden menjawab iya. Lainnya adalah 55,6 persen menyatakan tidak dan 31,1 persen menjawab tak tahu.

LSI juga menemukan 66 persen responden menjawab mengetahui Aksi Bela Islam yang dilakukan pada November dan Desember 2016. Aksi Bela Islam merupakan gelombang protes terhadap pernyataan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama tentang Surat Al Maidah—yang akhirnya berimbas pada proses pidana terhadap Ahok.

Survei itu pun menyatakan ada total 64 persen responden yang setuju Aksi Bela Islam tersebut. LSI menemukan pihak yang setuju mencapai 54 persen, sedangkan yang sangat setuju 10 persen. Sisanya, 29 persen tidak setuju Aksi Bela Islam, 1 persen sangat tak setuju dan 6 persen tidak tahu.

Link: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20171120160612-32-256911/warga-coblos-fpi-jika-jadi-parpol-pada-pemilu-2019/

***

Elektabilitas FPI sebesar 13,3% kalau jadi Partai ikut Pemilu 2019 ini cukup tinggi. Bahkan 'Partai' FPI akan jadi rangking 2 dibawah PDIP.

Seperti dirilis hasil survei baru-baru ini oleh SMRC, PDIP menempati peringkat pertama dengan elektabilitas tertinggi yakni 27,1 persen, disusul Golkar 11,4%.

Selengkapnya hasil survei SMRC yang dirilis 5 Oktober 2017:
1. PDIP
2. Golkar 11,4 persen
3. Gerindra 10,2 persen
4. Demokrat 6,9 persen
5. PKB 5,5 persen
6. PKS 4,4 persen
7. PPP 4,3 persen
8. PAN 3,6 persen
9. NasDem 2,4 persen
10. Perindo 2,0 persen
11. Partai yang dipimpin Jokowi 1,6 persen
12. Hanura 1,3 persen
13. PBB 0,1 persen
14. PKPI 0,1 persen
15. Partai Idaman 0 persen
16. PSI 0 persen
17. Lainnya 0,3 persen

Link: https://www.merdeka.com/politik/survei-smrc-pdip-271-persen-nasdem-dan-hanura-tak-lolos-parlemen.html