Ustadz Bachtiar Nasir DITOLAK, Justru Umat Islam dari Berbagai Daerah Makin Antusias Hadiri Tabligh Akbar


[PORTAL-ISLAM.ID] GARUT - Rencana kedatangan Ustad Bachtiar Nasir dan KH Ahmad Shabri Lubis memperoleh penolakan dari Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Garut.

Penolakan PCNU disampaikan dalam surat yang diberikan ke DKM Masjid Agung Garut. Dari surat yang diberikan ke DKM Masjid Agung pada Ahad (5/11), penolakan PCNU Garut karena tausiyah yang diberikan kedua ulama itu dianggap tak menyejukan dan berpotensi melukai perasaan sebagian warga Indonesia.

Namun penolakan PCNU Garut yang suratnya beredar luas di media sosial justru membuat Umat Islam makin antusias untuk menghadiri Tabligh Akbar yang akan digelar di Alun-alun Garut pada Sabtu besok 11 November 2017.

Tidak hanya Umat Islam di Garut, bahkan dari berbagai daerah lain tergerak untuk ikut menghadiri Tabligh Akbar di Garut sebagai bentuk dukungan kepada Ulama.

"Dapat info dari Garut bhw penolakan ceramah oleh pihak tertentu justru membuat umat kompak hadir dan gotong-royong dalam banyak hal," ujar Muhammad Said Didu‏, mantan Stafsus Menteri ESDM melalui akun twitternya tadi malam, Selasa (7/11/2017).

Hal ini dibenarkan oleh yang lain.

"Benar banget... saya sedang stay di Garut... umat siap all out menjaga dan mensukseskan pengajian 11 November 2017 di Alun alun Garut," timpal Dr. Daut Yusuf.

Bahkan secara khusus Alumni 212 juga akan ikut hadir di Garut. Undangan Alumni 212 sudah tersebar massif melalui sosial media dan grup-grup WA.

Inilah yang dinamakan "pada setiap musibah ada hikmah di dalamnya".

Sama saat Aksi Bela Islam dihadang-hadang, justru Umat semakin berlomba-lomba dan semangat untuk datang, walau harus berjalan kaki dari Ciamis ke Jakarta.