SUDAH 3 BULAN Perintah Jokowi Usut Kasus Novel GAK ADA HASIL, Katanya Panglima Tertinggi?


[PORTAL-ISLAM.ID] Kasus penyerangan terhadap penyidik KPK Novel Baswedan sampai hari ini, Kamis (2/11/2017), masih belum berhasil.

Padahal Presiden Jokowi sudah langsung memerintahkan untuk segera dituntaskan.

Perintah langsung Presiden Jokowi ini bahkan diumumkan melalui sosial medianya pada 1 Agustus 2017.

"Kasus yang menimpa Pak Novel Baswedan harus segera dituntaskan. Pengusutannya terus mengalami kemajuan -Jkw," demikian kata Jokowi melalui akun twitternya pada 1 Agustus 2017.



Praktis sampai hari ini SUDAH 3 BULAN BERLALU cuitan ini.

Beberapa pihak pun menilai wibawa Jokowi sebagai Presiden yang katanya Panglima Tertinggi ini semakin tidak dinilai.

"Printah Pres Jkwi utk ungkap penyiram NB (Novel Baswedan) ternyata tdk pnya arti apa2. Pdhl bliau blang dia Panglima tertinggi. Wibawa Jbtn Presiden taruhan," kata mantan Menteri Kehutanan era SBY, MS Kaban‏ melalui akun twitternya, Rabu (1/11/2017) kemarin.



Boro-boro segera tuntas, BAHKAN pihak kepolisian mengungkap kasus Novel bisa memakan waktu 4 tahun.

[1 Nov 2017]
Polri: Penuntasan Kasus Novel Baswedan Bisa Makan Waktu 4 Tahun

Polri menyebut kasus teror Novel Baswedan dengan modus hit and run (serang dan lari) memang sulit terungkap. Bahkan, pengungkapan kasus seperti itu bisa sampai empat tahun.

Link: http://kbr.id/berita/nasional/11-2017/polri__penuntasan_kasus_novel_baswedan_bisa_makan_waktu_4_tahun/93209.html

Seperti diketahui, Novel Baswedan diserang dengan disiram air keras oleh orang tak dikenal setelah menunaikan salat subuh di Masjid Al-Ihsan pada 11 April 2017. Lokasi masjid itu sekitar 4 rumah dari kediaman Novel di Jalan Deposito T Nomor 8, Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Gimana Pak Jokowi? Perintah Bapak untuk segera menuntaskan kasus Novel Baswedan sudah diumumkan di publik pada 1 Agustus 2017.

Saat itu banyak yang mengelu-elukan Bapak, menganggap Pak Presiden tegas bertindak. Bahkan ribuan yang me-RETWIT cuitan bapak.

Tapi ini sudah 3 bulan berlalu tanpa hasil. Mau sampai berapa lama lagi?

Dimana wibawa Bapak sebagai 'Panglima Tertinggi'?