SKAKMAT! Netizen TANTANG Gus Yaqut: Said Aqil Bilang CUNGURE PESEK.. IRENG.. Berani Nasihati Gak?


[PORTAL-ISLAM.IDPenyanyi dan presenter Rina Nose kembali jadi perbincangan publik usai video Ustad Abdul Somad yang mengomentari keputusannya melepas jilbab, menjadi viral di media sosial.

Dalam tayangan video yang diambil dalam sebuah kegiatan pengajian Subuh Akbar bersama Ustadz Abdul Somad di Masjid Agung Binjai tersebut, Ustaz Somad membacakan pertanyaan daei jemaah.

"Tentang fenomena Rina Nose yang buka jilbab, alasannya tak ada yang berubah sama saya, sama saja. Bagaimana itu pak ustaz?” demikian bunyi pertanyaan yang dibacakan Ust. Abdul Somad.

Lalu Ustaz Abdul Somad bertanya siapa sosok Rina Nose.

“Rina Nose itu siapa? Artis?"

Sejumlah jemaah pun menjawab, "artis".

"Yang pesek itu? Saya kalau artis-artis jelek kurang berminat saya mengamati, apa kelebihan dia? Pesek, buruk itu lho," katanya disambut tawa riuh para jemaah.

Gurauan Ust. Abdul Somad kemudian dijadikan senjata oleh beberapa kalangan untuk menyerang Ustaz Abdul Somad dengan tuduhan mengejek.


  • Padahal selama ini hidung pesek sengaja digunakan sebagai personal branding perempuan bernama asli Nurina Permata Putri ini.


Dituding mengejek fisik Rina, dalam berikutnya, Ahad, 19 November 2017, Ustaz Abdul Somad pun memberi tangggapan.

“Itu bukan saya mengejek, itu orang sudah mengejek agama. Kalau ada perlu tidak perlu beragama tidak perlu bertuhan bisa baik ngapain cari tuhan,” kata Ustadz Abdul Somad mengutip tulisan Rina Nose.

Tulisan yang dimaksud Ustadz Abdul Somad sebagai “mengejek agama” itu ditulis Rina Nose di akun Instagram-nya.

Ada pelajaran baru yang saya dapat dari penduduk Jepang selama dua hari saya disini. Mayoritas penduduk sini rupanya tidak memiliki kepercayaan terhadap suatu agama, bahkan Tuhan.
Tapi sebagian mereka percaya bahwa ada kekuatan yang jauh lebih besar dari diri mereka.

Ada yang menarik, tanpa kepercayaan terhadap agama tertentu, mereka begitu menjunjung tinggi nilai moral dan kemanusiaan.

Memiliki rasa syukur yang begitu besar atas semua kenikmatan yang mereka peroleh, dengan cara menghormati setiap makhluk hidup, makanan dan alam.
Memiliki kesadaran tinggi akan ketertiban, kedisiplinan, dan kebersihan.

Sulit menemukan tempat sampah di sini, tapi juga sulit menemukan sampah berceceran di setiap sudut nya.

Hampir tidak ada. (Mungkin saya belum mengunjungi semuanya, tapi sejauh mata ini melihat, memang setiap sudutnya terlihat rapih dan bersih).

Satu hal lain yang menarik perhatian saya, ketika saya menemukan beberapa penduduk asli yang tiba-tiba ingin memeluk suatu kepercayaan.

Kemudian saya bertanya, kalau hidupmu sudah sebaik ini tanpa agama, lalu kenapa kamu ingin mencari Tuhan dan ingin memiliki agama?

Tulisan tersebut kemudian mendapat kecaman luas netizen dan tulisan itu akhirnya menghilang dari instagram Rina.

Kecaman kepada Rina, terutama databgdari netizen yang telah lama bermukim di Jepang. Kemarahan publik pun tak terbendung lagi. Tidak. Publik bukan marah karena Rina sekedar copot jilbab. Publik geram karena Rina "mengkampanyekan" lepas jilbabnya dan melakukan pembenaran atas tindakannya tersebut. 


Namun sayang, kemarahan Ustaz Abdul Somad sulit diterima oleh Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor), Yaqut Cholil Qoumas atau yang karib disapa Gus Yaqut.

Ia mengingatkan kepada Ustaz Abdul Somad, untuk tidak menghina fisik seseorang untuk modal ceramahnya.

“Masya Allah.. Ustadz lupa yaa, memperolok manusia itu sama saja menghina penciptanya? Dakwahlah yg santun, stadz.. mbok yaa jangan karena sudah tenar, sampean kehilangan kesantunan..,” tulis Gus Yaqut di akun twitternya, @GusYaqut, Ahad, 19 November 2017.
Kicauan Gus Yaqut langsung dibalas telak oleh aeorang netizen yang mengingatkan bahwa Ketum PBNU, Said Aqil Siradj sendiri dalam ceramahnya pun pernah mengejek fisik, "CUNGURE PESEK.. IRENG".


Berikut videonya.



Beranikah Gus Yaqut menegur Kyai Said Aqil?