Ngakunya Garda Depan Pembela NKRI, Beraninya Bubarin Pengajian, Hadapi OPM Ngumpet


[PORTAL-ISLAM.ID] "Kelompok Bersenjata OPM Sandera 1.300 Warga Papua" -- Demikian headline berbagai media beberapa hari ini ramai diperbincangkan publik.

Kelompok bersenjata OPM kembali beraksi di Papua. Sedikitnya 1300 warga desa Banti dan Kimbely di Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua mengalami intimidasi dari kelompok bersenjata tersebut.

Kelompok bersenjata separatisme ini jelas mengancam kedaulatan NKRI.

Meski demikian, kelompok ormas yang akhir-akhir ini koar-koar mengaku garda depan penjaga NKRI tak nampak hidung belangnya.

Padahal beberapa hari ini, kelompok ormas yang seragamnya loreng-loreng dah kayak tentara ini begitu gagah mendatangi pengajian, menolak Ustadz untuk mengisi pengajian karena dituding tidak Pancasila, merusak persatuan, tidak NKRI, bla bla bla.

Gagah sekali mereka unjuk kekuatan dan memaksakan kehendaknya. Mereka pun girang saat berhasil mengintimidasi ustadz dan pengajian akhirnya bubar.

Satu tempat berhasil dibubarkan, mereka terus menebar ancaman di tempat lain. Sama mengerahkan pasukannya berseragam loreng-loreng. Teriak-teriak di depan masjid.

TAPI... di saat OPM beraksi di Papua yang merupakan ancaman NYATA bagi KEDAULATAN NKRI, ormas ini tak nongol.

Publik di sosial media pun jadi bertanya-tanya, DIMANA MEREKA? NEGARA SEDANG MEMBUTUHKAN MEREKA UNTUK MENGHADAPI OMP, TAPI DIMANA MEREKA?

DIMANA KALIAN YANG NGAKU GARDA DEPAN PEMBELA NKRI???

PAPUA MEMANGGILMU....

Kalau gak ada ongkos ke Papua, pasti netizen rela patungan untuk memberangkatkan kalian. Demi NKRI 😄