Menag Lukman Pertanyakan Tujuan Reuni 212 Untuk Apa, Jawaban Umat Islam Sangat Menohok


[PORTAL-ISLAM.ID] Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin menyampaikan, mereka yang ingin menggerakkan reuni 212 sebaiknya memberikan penjelasan yang cukup terkait dengan tujuan dan maksud yang ingin dicapai.

Menag Lukman menyampaikan masyarakat harus mendapatkan penjelasan terkait dengan tujuan yang ingin dicapai dari Reuni 212 tersebut. Sebab kalau tidak mendapatkan penjelasan yang cukup, tentu akan menimbulkan pemahaman atau penafsiran yang amat sangat beragam. Apalagi tahun depan memasuki tahun politik.

"Tapi poin yang ingin saya sampaikan adalah mereka yang ingin menggerakkan reuni ini sebaiknya memberi kejelasan yang cukup terkait dengan tujuan dan maksud yang ingin dicapai," kata Lukman kepada Republika di Hotel Sahira, Kota Bogor, Selasa (28/11) malam.

Lukman melanjutkan, supaya tidak menimbulkan kesalahpahaman dan hal-hal yang tidak perlu. Juga supaya tidak menimbulkan kecurigaan, kesalahpahaman dan lain sebagainya. [Republika]

***

Pernyataan Menag Lukman ini mendapat tanggapan dari Umat Islam di sosial media.

"Yang jelas pak menteri...tujuannya adalah utk meningkatkan ukhuwah Islamiyah dan persaudaraan umat Islam jangan saampai dilecehkan lagi...Pak Menteri bisanya apa untuk Islam????? Paling-paling terima gaji sebagai menteri...kontribusi nol untuk umat Islam....," ujar Imran Khan.

"Sepertinya pak Menteri nggak diundang yach? namanya reuni ya kumpul tatap muka, sekalian shalat subuh berjamaah dan Tablig Akbar..Maksud dan tujuannya jelas mempersatukan umat Islam supaya jangan cerai berai... Kalau umat Islam bersatu, pak Menteri turut bahagia nggak?" komen Bayu Sagara.

"Ini mantan santri, jadi menteri agama masa nggak paham. tujuannya cuma 1 "merapatkan barisan umat" buat 2019 kalau Indonesia bakal didatangin lebih banyak penjajah. Mereka para ustad n alim ulama harus menjadi garda terdepan n kita harus turut menjadi makmum," tegas Ardi Lazuardi.

"Bagaimanapun ini menteri dari rezim Waton Suloyo. Makanya orang macam itu tak akan pernah dan tak akan pernah mau memahami," kata Raden Sugeng Aryo Pambudi.

"Memang klo sdh DUDUK lupa BERDIRI ..... apalagi DUDUK dikursi jabatan MENTERI ...he ...he ...he," komen Budi Irianto.

"Hehehe.... Bgm PAK MENTERI Tentang METRO Dapat Penghargaan Dari ANDA ... Tolong PENJELASAN Yg LOGIS Ya ......," ujar Ramadahn Royan.