Media Inggris BBC Sebut Pernikahan Kahiyang "a Lavish Javanese Wedding", Pendukung Jokowi pun Meradang


[PORTAL-ISLAM.ID]  Pernikahan Kahiyang-Bobby telah terlaksana dengan baik dan lancar. Semua tamu undangan merasa puas dan bahagia. Jokowi bahkan telah bekerja kembali.

Semua pihak berusaha tetap tampil bersahaja dan sederhana, sampai-sampai Seskab Pramono Anung perlu membuat pernyataan bahwa karpet yang digunakan telah mengelupas.


Eva K. Sundari meyakinkan netizen bahwa pernikahan Kahiyang-Bobby tetap dijaga kesederhanaannya.

Beberapa netizen juga nampak berusaha memahami kesulitan Jokowi sebagai seorang ayah bersuku Jawa yang memiliki putri tunggal.

"Agak sulit... sangat sulit," kicau akun @wartapolitik, seolah ingin menggambarkan peliknya situasi Jokowi saat menikahkan Kahiyang.

Sederhana pun menjadi sangat relatif dan subjektif.

Beberapa media lokal, mulai berani menyebut bahwa pernikahan Kahiyang tak sederhana, namun suara media lokal langsung diredam dan dibungkam pernyataan para pendukung Jokowi.

"Emang pake duit lo?", "Gedung punya dia, catering punya kakaknya, sirik aje lo," dan masih banyak ungkapan senada.

Bahkan, lawan politik Jokowi hanya konsisten menyerang dari sisi pelanggaran jumlah undangan saja, soal kemegahan dan kemewahan, tak terlalu menjadi topik bahasan yang penting.


Anehnya, saat publik Indonesia berusaha menyebut perkawinan Kahiyang-Bobby sederhana, sebuah media nasional Inggris dengan berani menyebut pernikahan tersebut sebagai "lavish". (Baca: Indonesia's first daughter in a lavish Javanese wedding)

Sontak saja, para pendukung Jokowi kalap dan menyerang media Inggris BBC. Anehnya, ada beberapa dari mereka, yang tidak fokus pada artikel BBC, namun lebih tertarik menyerang Fadli Zon yang kebetulan membagikan tautan berita foto BBC tersebut.


Di antara banyak cuitan protes kepada BBC, terselip sebuah kicauan menggelitik yang menganggap BBC sudah mulai waras dan objektif.