Fahri: Yang Bisa Kalahkan Saya Debat, Saya Kasih Sepeda, Mana Bukti Kerugian E-KTP 2,3 Triliun? KPK Bohong!


[PORTAL-ISLAM.ID] JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah menantang siapa saja untuk memberi BUKTI adanya kerugian negara Rp 2.3 Tirliun seperti yang dituduhkan KPK dalam kasus E-KTP.

Bahkan Fahri meniru gaya Presiden Jokowi dengan memberi hadiah sepeda bagi siapa saja yang bisa memberi bukti itu.

"Ini saya mau pakai rumus Pak Jokowi, sekarang debat saya, kalau saya kalah saya kasih sepeda. Tolong kasih tahu saya mana kerugian negara Rp 2,3 Triliun dalam kasus E-KTP?" kata Fahri di depan wartawan dan hadirin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (13/11/2017).

"Bohong pak, gak ada kerugian negara. KPK bohong pak. Terakhir tanggal 10 November 2017 kemarin, auditor BPKP mengatakan tidak ada kerugian negara. Bohong pak. Aduh... bapak gak berani bilang KPK bohong... Saya bilang KPK bohong," tegas Fahri.

Sebelumnya selama ini KPK menyebut kerugian negara dalam kasus E-KTP adalah Rp 2,3 Triliun.

"Proyek e-KTP, kerugian negaranya berdasarkan hitungannya BPKP Rp 2,3 triliun," ujar komisioner KPK, Alexander Marwata dalam acara sosialisasi antikorupsi sejak dini di Sekretariat KWI, Jakarta Pusat, Sabtu (15/7/2017).

Link: http://nasional.kompas.com/read/2017/07/15/11144951/negara-rugi-rp-2-3-triliun-di-proyek-e-ktp-kpk-yakin-hanya-kembali

Tantangan Fahri untuk membuktikan kerugian negara yang diklaim KPK ini tak ada yang berani dan bisa membuktikan.

Fahri tegas tanpa tedeng aling-aling menyebut KPK Bohong!

Bahkan melalui akun Twitternya, Fahri juga menyebut kalau Prof. Mahfud MD bisa menemukan bukti dokumen kerugian negara kasus E-KTP yang diklaim KPK Rp 2.3 Triliun, maka akan dikasih 2 sepeda :)



Jubir KPK Febri kalau bisa tunjukan bukti kerugian negara 2.3 T itu bakal dikasih 2 helm :)



Selengkapnya video Fahri: