Abdul Somad, USTAD JAMAN NOW....!!


[PORTAL-ISLAM.ID] Abdul Somad, USTAD JAMAN NOW....!!

Dari pelosok ke pelosok berda'wah, hingga merambah di perkotaan dan dikenal luas sudah, karena begitu tawadhu’ walau Ilmunya begitu luas tetap sederhana walau kadang di lingkungan kalangan mewah, tegas terarah dalam mencerahkan sehingga ummat gampang mencerna paham.

Ulama yang rendah hati, penuh dengan kesederhanaan, sama seperti orang-orang kampung kebanyakan yang kita lihat.

Namun Kecerdasannya, Pemahamannya, Ilmu Agamanya, Al Quran, Hadist yang ia dalami akan menggetarkan siapapun yang mendengarkan pemaparannya disaat dia berada diatas podium/mimbar.

Selalu ada guyonan yang berkelas dalam setiap ceramahnya, bukan guyonan garing tanpa ilmu. Logat melayu dan suara nyaringnya membalut diksinya yang gamblang, detail dan argumentatif, toleran dalam masalah fiqih, namun tegas dalam Syariat.

Ustadz kelahiran Medan 1977 ini berpendidikan S1 Al-Azhar Mesir dan S2 Marokko adalah seorang dosen Bhs Arab dan Tafsir.

Umat kini membutuhkan ulama atau kiyai macam dia tuh. Bukan macam beberapa tokoh yang terseret fanatisme golongan, hingga ikut-ikutan bersama pihak luar menyudutkan sesama muslim hanya karena tak sepaham.

Beliau tanpa tedeng aling-aling mengaku penganut madzhab Syafi'i dalam fiqih, membela tradisi amalan Tahlil dan Yasinan dengan argumen syar'iy dan tarbawiy kuat, tapi jika bicara perjuangan, baginya Islam hanya satu. Semua gerakan dakwah Islam, dalam koridor Aswaja...

Mengapa beliau beda, karena dua hal: mutsaqqaful fikri dan zakiyyun nafsi.. pinter otaknya dan bersih hatinya sekaligus.

Pinter tapi kotor hanya menciptakan sampah pemikiran; bersih tapi bodoh tak pernah memberi cahaya kepahaman..

Berani menolak permintaan presiden, kalau mau dibandingkan dengan kyai-kyai sebelah sana..maka akan jauh panggang dari api. Kyai sana malah bersedia tergopoh-gopoh menemui presidennya ketika dipanggil. Walaupun ada jadwal pengajian dengan umat, mereka bisa tinggalkan karena negara memanggil...yaitu presiden. Namun bagi Ustadz Abdul Somad, rakyat-LAH YANG HARUS DITEMUI.

Satu orang presiden yang beliau temui, bisa mengecewakan ribuan umat yang sudah menunggu kedatangannya. Dan beliau lebih mementingkan ribuan umat dari pada bertemu dengan presiden. Toh sama-sama manusia, sebiji dengan ribuan biji tentu akan lebih bermanfaat karena bukan ketenaran yang dicari tapi menebar manfaat sebanyak-banyaknya.

Semoga Allah SWT senantiasa menjagamu wahai ustadz yang Insya Allah dicintai ummat. Ghirrah da'wah engkau adalah inspirasi bagi yang lain bahwa ilmu benar-benar membuat kedudukan dan kemulyaan bagi hamba yang ikhlas.

Salam hormat dan terima kasih wahai ustadz Somad, kami sangat bersyukur dengan adanya ustadz yang all out mengajar dan mengajak ummat selalu merindukan kasih sayang Allah SWT.