Waduh! 3 Tahun Jadi Presiden, Pemilih Jokowi Hanya Tersisa 29,8 Persen


[PORTAL-ISLAM.ID] Meski berstatus orang nomor satu di negeri ini, bukan berarti Presiden Joko Widodo bakal dengan mudah memenangkan Pilpres 2019. Selama elektabilitasnya di bawah 50 persen, posisinya belum aman.

Berdasarkan survei yang dilakukan Roda Tiga Konsultan (RTK), jika pilpres digelar hari ini, hanya 29,8 persen pemilih yang akan memberikan suara kepada Jokowi.

"Bukan sesuatu hal yang istimewa sebagai seorang incumbent masih di bawah 50 persen. Namun yang mengejutkan, meski merasa puas dengan kinerja Jokowi di bidang infrastruktur, keinginan untuk Jokowi kembali jadi presiden juga rendah," jelas pakar komunikasi politik Universitas Diponegoro (Undip) Moch Yulianto dalam paparan survei bertema 'Kepemimpinan Nasional dan Kinerja Pemerintah' di Cafe Mandailing, Lebak Bulus, Jakarta, Minggu (22/10).

Data RTK menunjukkan bahwa tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Jokowi mencapai 56,9 persen. Sedangkan yang tidak puas 27,4 persen, dan sangat tidak puas 2 persen.

"Melihat tren publik posisi Jokowi belum aman, karena tingkat kepuasan atas kinerjanya pun baru mencapai 50 persen," jelasnya.

Yulianto menyebut, Jokowi masih lemah pada tingkat ketegasannya. Terutama dalam menyikapi peristiwa-peristiwa hukum seperti pro kontra Perppu Ormas dan pemberantasan korupsi.

Karenanya faktor pemilihan wakil presiden menjadi sangat penting bagi Jokowi. "Faktor pemilihan cawapres juga menentukan kemenangan dan meningkatkan elektabilitas Jokowi," katanya.

Sebagai informasi, survei ini dilakukan pada tanggal 15 hingga 29 September 2017. Survei dilakukan menggunakan metode stratified random sampling dengan 2600 responden, dan margin of error sekitar 1,96%. (Sumber: JPNN)