Terima Kasih Ahok-Djarot.. Telah Menyadarkan Sekuat Apapun Kekuasaan Dilindungi, Akan Tumbang Juga


[PORTAL-ISLAM.ID] Hari ini, Senin 16 Oktober 2017, adalah Hari yang bersejarah dan membahagiakan khususnya bagi rakyat DKI Jakarta.

Hari ini gubernur dan wakil gubernur terpilih Anies Rasyid Baswedan - Sandiaga Salahuddin Uno akan dilantik di Istana Negara oleh Presiden RI.

Perjalanan panjang doa-doa dan perlawanan rakyat yang tergusur oleh kesewenang-wenangan penguasa, sementara disisi lain terhadap cukong pengembang dipersilakan membangun pulau buatan.

Saat itu begitu pongah berkuasa, gampang menghardik, mudah mengeluarkan kata-kata kotor dan makian di hadapan publik yang disiarkan langsung TV.

Merasa tak bisa dilengserkan karena modal besar tanpa batas dan dukungan kuat dari pusat kekuasaan: Istana.

Eep Saefulloh mengatakan: Posko Pemenangan Ahok ada di Istana, Operatornya Menkopolhukam.

Segala survei sebelumnya juga menunjukan elektabilitas tinggi tanpa ada pesaing yang bisa mengalahkan.

Sungguh kondisi yang "sempurna" untuk melaggengkan kekuasaan.

TAPI... hasil Pilkada itupun tercatat dalam sejarah... petahana kalah telak di putaran kedua dengan selisih DUA DIGIT lebih 15%. Kekalahan paling besar dalam sejarah Pilkada DKI Jakarta.

Maka.. di Hari Pelantikan Anies-Sandi ini, pantas disampaikan ucapan terima kasih...

Terima kasih Ahok-Djarot, telah mengajarkan satu hal bahwa sekuat apapun kekuasaan dilindungi, jika Allah berkehendak kekuasaan itu hilang juga.

Kunci meraih pertolongan dan kemenangan dari Allah adalah usaha maksimal kita.

إِنَّ اللَّهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّىٰ يُغَيِّرُوا مَا بِأَنْفُسِهِمْ

“Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan suatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.” [Ar-Ra’d/13:11].

Kemenangan Anies-Sandi adalah kemenangan atas usaha dan doa maksimal semua pihak yang kemudian diijabah Allah Sang Penguasa Alam Semesta.

SELAMAT DATANG GUBERNUR HARAPAN RAKYAT

ANIES RASYID BASWEDAN - SANDIAGA SALAHUDDIN UNO

(2017 - 2022)