Tank Tempur Buatan Kerja Sama Indonesia-Turki Ikut Parade di HUT TNI Ke-72


[PORTAL-ISLAM.ID] Tentara Nasional Indonesia ( TNI) merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 dengan menggelar upacara di Dermaga PT Indah Kiat, Cilegon, Banten, Kamis (5/10/2017) pagi.

Upacara peringatan HUT TNI Ke-72 ini diawali dengan parade pasukan dan defile berjumlah 5.932 orang yang terdiri dari Batalyon Upacara 1 Perwira Gabungan, Brigade Upacara II Akademi TNI, Brigade Upacara TNI AD, Brigade Upacara TNI AL, Brigade Upacara TNI AU, Batalyon Upacara PNS, Batalyon Komponen Cadangan, dan Batalyon Pasukan Lintas Sejarah TNT.

TNI juga menampilkan latihan gabungan dengan menggunakan alutsista andalan dari masing-masing matra TNI, Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara.

Diantara alutsista andalan yang dipamerkan TNI Angkatan Darat adalah Tank Kaplan MT, tank tempur medium buatan kerjasama industri militer Turki FNSS dan PT Pindad Indonesia.


CEO FNSS Nail Kurt mengatakan, program tank tempur ini sebenarnya diluncurkan tiga tahun lalu bersama PT Pindad, yang didampingi oleh menteri pertahanan kedua negara.

”Tank berat ini adalah solusi yang sangat efektif untuk kondisi peperangan asimetris saat ini yang dihadapi oleh banyak tentara,” kata Kurt seperti dilansir kantor berita Turki Anadolu.

“Kondisi memerlukan penyebaran yang mudah dan cepat, mobilitas tinggi, visibilitas rendah, daya tembak tinggi, namun rendah soal biaya,” lanjut Kurt.

Perusahaan pertahanan Turki ini, ujar Kurt, sukses di mancanegara, seperti di Uni Emirat Arab (UEA), Malaysia dan Arab Saudi. FNSS selanjutnya akan mendukung peningkatan hubungan dagang antara Indonesia dan Turki, sebagai negara sahabat.

Tank KAPLAN MT dirancang untuk memberikan kontribusi yang kuat berkat kapasitas tembakan dan pilihan amunisi besar serta kemampuan superiornya untuk bergerak.

Tank ini dilengkapi menara CMI Cockerill 3105 untuk menyalakan peluru 105mm yang memberikan data tembak tinggi.


Mesin tank bertenaga diesel. Tank KAPLAN MT memiliki transmisi otomatis penuh dan mampu mengangkut tiga anggota awak, yakni pengemudi, penembak dan komandan.

Perwakilan Turki untuk Industri Pertahanan Ismail Demir mengatakan bahwa proyek pengembangan tank berat merupakan program pemerintah secara turun temurun dari kesepakatan kerjasama pertahanan antara dua negara sahabat.

[Video - KAPLAN MT]