Sandiaga Uno Langsung Bekerja Atasi Kemacetan


[PORTAL-ISLAM.ID] JAKARTA - Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan - Sandiaga Uno di hari pertama kerja langsung memantau kondisi jalanan ibukota dengan naik busway dan motor. Melihat langsung titik-titik kemacetan dan penyebabnya. Salah satunya adalah karena ada 6 titik proyek LRT yang membuat kemacetan sehingga layanan transportasi publik Transjakarta tidak optimal.

"Kita naik busway (bus Transjkarta) saja lama sekali, busway saja dari Kuninngan melewati proyek ini kurang lebih 3 jam. Bayangkan yang naik mobil, bayangkan yang naik motor, ini penderitaan bagi ratusan ribu orang," ujar Anies di lokasi, Selasa (17/10).


Usai memetakan masalah dicarilah solusi.

Sebagai seorang entrepreneur yang selalu punya cara dan inovasi mengatasi masalah, Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno langsung meminta jajaran direksi PT Transjakarta tak berpikir linier untuk mengembangkan layanan bus umum ikon Ibu Kota itu. Sandi menilai, perlu langkah-langkah terobosan/inovasi untuk mengatasi macet dan menambah pelayanan hingga pengguna merasa termanjakan.

"Hari ini saya akan perintahkan, instruksikan khusus untuk direksi Transjakarta tentunya Pak Budi sebagai dirutnya untuk memastikan inovasi berpikirnya," katanya di Balai Kota, Kamis (19/10), seperti dilansir Republika.co.id.

Sandi mengatakan, Direksi Transjakarta harus bisa mencari solusi atas kemacetan yang kian parah akibat pembangunan enam proyek besar secara bersamaan. Cara itu bisa bermacam-macam, kata Sandi, salah satunya dengan mencari rute-rute alternatif yang memungkinkan untuk terhindar dari kemacetan.

"Be innovative lah, cari rekayasanya sementara, kasih kemudahan kepada warga," ujar Sandi.

Sandi meminta agar direksi PT Transjakarta mencari alternatif rute-rute yang dilintasi. Sebab, kata dia, masih ada bus-bus Transjakarta yang terjebak kemacetan karena adanya beberapa proyek pembangunan infrastruktur.

Sandi meminta layanan Bus Transjakarta terus dikembangkan. Ia ingin meyakinkan masyarakat bahwa kenyamanan menggunakan kendaraan umum tidak terlalu beda jauh dengan kendaraan pribadi. Dari aspek biaya pun jauh lebih terjangkau.

Jika masyarakat semakin banyak yang memanfaatkan kendaraan umum, kemacetan diyakini akan berkurang. Sebelum semua itu, Pemprov DKI tentu harus terus memperbaiki layanan transportasi publik, salah satunya Transjakarta.

Menanggapi hal itu, Dirut Transjakarta Budi Kaliwono menyatakan pihaknya akan menyiapkan solusi untuk mengatasi kemacetan akibat pembangunan proyek infrastruktur.

"Kami berjanji dalam waktu dekat akan merumuskan solusi atas kemacetan akibat proyek pembangunan infrastruktur," ujar Budi, Kamis (19/10), seperti dilansir Kontan.

Budi mengakui tingkat kemacetan di sejumlah rute Transjakarta yang bersinggungan dengan enam proyek infrastruktur semakin parah. Kondisi ini menyebabkan waktu tempuh menjadi lebih lama.

Ia mencontohkan rute Cawang-Pancoran yang pernah ditempuh hingga dua jam akibat adanya pembangunan LRT di lokasi tersebut. Kemudian rute Setiabudi-Kuningan yang disebutnya pernah ditempuh lebih dari tiga jam akibat adanya pembangunan underpass Mampang.

"Kami memohon pelanggan Transjakarta agar dapat bersabar. Kami terus memikirkan strategi dan langkah nyata untuk bisa mengurangi gangguan waktu tempuh akibat proyek pembangunan di DKI Jakarta," kata Dirut Transjakarta ini.

***

Tugas peimpin memang seperti itu. Membuat jajaran untuk terus berinovasi, kreatif dalam mengatasi masalah.

Inilah bagusnya Pemimpin Muda dari Entrepreneur.