Muslim di Inggris: Memegang Teguh Keyakinan Islam dalam Bermuamalah dengan Non-Muslim


by Rahma Binti Nasril
*
(Tinggal saat ini di London)

Bismillah ... yang sedang trend, Tentang muamalah dengan NON MUSLIM.

Banyak tawaran kerja dari perusahaan-perusahaan Retail Besar di Inggris pada Suami saya untuk menjadi Lorry drivernya / supir truck membawa supply logistik ke toko-toko mereka yang tersebar banyak di Inggris seprti Te***o, A**a , Dll

Boleh ... tapi Syaratnya .... Beliau tidak mau Mengangkut KHAMR / Minuman2 Keras, Daging Babi, dan Ciggarets alias ROKOK dan minta kompensasi hari Jum'at libur untuk bisa shalat Jum'at.

Dan reaksi ketika di Interview:

"But we cant guarantee, All goods you uploaded with your lorry will be free from those particular goods as you mentioned earlier."

"Tapi kami tidak bisa menjamin, semua logistik yang diangkut oleh truck anda akan bebas dari barang-barang yang anda sebutkan tadi."

Suami saya menjawab...

"If that the case, i cant accept the shift and i'll refuse to ship all specific goods i highlighted earlier.. i'd rather to take only Fruits and vegetables, i cant compromise my Faith and my religion as Muslim"

"Kalau memang begitu, saya tidak akan menerima jadwal atau tawaran kerja untuk mengirimkan benda-benda yang saya sebutkan tadi, saya lebih baik membawa sayuran dan buah-buahan saja, saya tidak bisa berkompromi dengan keyakinan saya sebagai muslim."

Allah Ar Razaq, Allah is the provider.

Allah yang memberi Rizki, tetaplah teguh dengan Rizki yang Halal.

Ada satu Retail Shopping di Inggris dari Jerman Aldi yang memperkerjakan karyawan Muslim sebagai tellernya ... Alhamdulillah mereka membuat peraturan khusus ketika Brother ini sedang bekerja sebagai teller, Perusahaan memberi toleransi pengunjung yang membeli minuman Alkohol tidak boleh membayar pada teller itu, tapi boleh pada teller lain

"NO ALCOHOL IS ABLE TO BE SERVED ON THIS TILL
SORRY FOR ANY INCONVENIECE"

https://www.thesun.co.uk/news/4325558/aldi-praised-for-allowing-muslim-checkout-worker-not-to-sell-alcohol-on-a-till-after-raising-concerns/

Walaupun karena hal ini, toko ini ramai-ramai di boikot warga Inggris yang Rasis pada muslim tidak suka dengan kebijakan mereka.

Justru Komunitas Muslim jadi semangat dan mendukung toko mereka, ramai orang muslim yang belanja kesana.

Carilah maslahat ketika kita dihadapkan pada yang Haram, sebisa mungkin kita hindari nanti Allah memberi kemudahan dan jalan keluarnya.

Allah berfirman,

وَلَا تَعَاوَنُوا عَلَى الْإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ

"Janganlah kalian bantu membantu dalam dosa dan tindakan melampaui batas." (QS. al-Maidah: 2)

Mereka yang menyediakan khamr, turut dilaknat, karena dia membantu orang lain minum khamr.

Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, beliau mengatakan,

لَعَنَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- فِى الْخَمْرِ عَشَرَةً عَاصِرَهَا وَمُعْتَصِرَهَا وَشَارِبَهَا وَحَامِلَهَا وَالْمَحْمُولَةَ إِلَيْهِ وَسَاقِيَهَا وَبَائِعَهَا وَآكِلَ ثَمَنِهَا وَالْمُشْتَرِىَ لَهَا وَالْمُشْتَرَاةَ لَهُ

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melaknat 10 orang karena khamr, yang memeras anggur, yang minta diperaskan anggur, yang minum, yang membawa, yang minta dibawakan, yang menuangkan, yang menjual, yang makan hasil penjualan khamr, yang beli, dan yang minta dibelikan. (HR. Turmudzi 1342, Ibnu Majah 3506, dan dishahihkan al-Albani).

Wallahu 'alam bis shawwab.

__
Sumber: dari fb penulis