JENDERAL GATOT, AHER, dan TGB


Kalau Pak Prabowo Subianto bisa legowo, mungkin di 2019 beliau MUNDUR saja dari pencalonan sebagai capres, karena kalau beliau GAGAL untuk ketiga kalinya (2009 - 2014 - 2019), pasti TAMAT karier politiknya.

Hemat saya, baiknya beliau menggalang kekuatan GREEN MILITARY buat mendongkel kaum cebong yang kebanyakan makan ta*k dikolam IQ200 (buat yang ngrasa ya maap-maap).

Kalau memang Pak Jendral Gatot Nurmantyo masuk kategori GRENN MILITARY, maka sudah sepantasnya berada dalam 1 gerbong perubahan untuk 2019.

Pertanyaannya adalah, siapa yang pantas MENDAMPINGI GN dan bagaimana STRATEGI atur langkah bidak caturnya dalam rangka pemenangan ummat di 2019 nanti.

Ada 2 opsi menarik untuk mendampingi Pak Jendral GN (jika mmg beliau fixed & confirm untuk ummat), pertama Gubernur Jabar AH atau Gubernur NTB TGB.

Opsi awal Pak Gub Jabar. Secara matematis & politis, menurut saya, beliau yang paling "pole position" (baik dengan PKS-nya maupun dengan suku Sundanya) dibandingkan Gub NTB TGB.

Namun perlu diingat juga bahwa TGB sekarang berada dalam gerbong PD, dimana SBY adalah MEDIA DARLING & MAGNET MASSA MENARIK dalam politik nasional.

Dari sisi ummat sendiri, keduanya merepresentasikan ummat kekinian, KEREN, KELUARGA SAKINAH, HAFAL ALQURAN, LANCAR 3 BAHASA, CERDAS & TELITI, TERBUKTI BERHASIL SEBAGAI GUBERNUR 2 PERIODE serta BERKENDARAAN POLITIK MUMPUNI.

PR ummat hari ini adalah menyatukan EGO SEKTORAL karena melibatkan banyak stake holder. Baik dari sisi parpol, kultur, adat, suku, kebiasaan, pendapat, pendidikan, dll dst.

Siapakah yang mampu MERANGKAI BUNGA SERAMPAI NUSANTARA untuk INDONESIA BERPERADABAN di 2019 mendatang?

Biar sejarah mencatatkan untuk anak cucu kita kelak, bahwa meskipun setitik, kita adalah bagian dari perangkai bunga serampai tsb, biidznILLAH. Aamiin yaa RABB.

(by Suryo Muhammad Pronoto Alam)