TEGAS! Maladewa Putus Hubungan Dagang dengan Myanmar Demi Rohingya


[PORTAL-ISLAM.ID] Maladewa - Negara kepulauan Republik Maladewa (Maldives) yang terletak di sebelah selatan-barat daya India secara tegas mengembargo Myanmar.

Menteri Luar Negeri Maladewa menyatakan seluruh hubungan perdagangan dengan Myanmar diputus karena kekerasan yang dialami muslim Rohingya.

Pernyataan yang dikeluarkan pada Ahad, 3 September 2017 itu, juga menyebutkan pemerintah Maladewa mendesak Sekretaris Jenderal PBB dan Dewan Hak Asasi Manusia PBB melakukan investigasi atas pelanggaran hak asasi manusia terhadap Rohingya di Myanmar.

"The Maldives condemns in the strongest terms, the atrocities committed against the Rohingya Muslim community in Myanmar, and is deeply concerned by the recent cycle of violence that resulted the death of dozens of Rohingya Muslims and displacing several thousands. The Rohingya Muslim minority continues to suffer under systematic repression."

"Kami mengutuk keras, kekejaman yang dilakukan terhadap komunitas Muslim Rohingya di Myanmar, dan sangat prihatin dengan siklus kekerasan baru-baru ini yang mengakibatkan kematian puluhan Muslim Rohingya dan menggusur beberapa ribu orang. Kelompok minoritas muslim Rohingya terus menderita di bawah penindasan yang sistematis," demikian pernyataan resmi pemerintah Maladewa yang dilansir Kementerian Luar Negeri Maladewa.

Tak lama setelah pernyataan tersebut beredar luas, Menteri Kesehatan Myanmar membatalkan kedatangannya dalam pertemuan tahunan yang digelar Organisasi Kesehatan Dunia di Maladewa.


Sumber: Situs Kemenlu Maladewa

Indonesia harusnya malu sebagai Negara mayoritas Muslim terbesar di dunia, kalah dengan negara muslim terkecil.. tak sebesar kepulauan seribu.

Maldives memang hanya negara KECIL, tapi solidaritasnya BESAR untuk muslim Rohingya.