Mantap! Setelah TNI, Kini Tentara Malaysia Juga Menyatakan Siap Bergabung Diterjunkan Bantu Rohingya


[PORTAL-ISLAM.ID] Angkatan Bersenjata Malaysia (MAF/Malaysian Armed Forces) siap untuk bergabung dalam misi kemanusiaan untuk membantu komunitas Rohingya di Rakhine, Myanmar, jika diperlukan, kata kepala Angkatan Bersenjata Malaysia Jendral Raja Muhammad Affandi Raja Muhammad Noor.

Raja Muhammad Affandi mengatakan, MAF memiliki banyak pengalaman dalam misi kemanusiaan di seluruh dunia, dan memiliki batalyon khusus untuk melaksanakan tugas khusus tersebut.

“Kemarin saya diinstruksikan oleh Menteri Pertahanan (Hishammuddin Hussein) untuk melihat apa yang bisa kita siapkan untuk membantu orang Rohingya di Rakhine dan mereka yang mencari perlindungan di perbatasan Bangladesh.”

“Kita bisa bergerak (dengan misi kemanusiaan) jika diperlukan, jika ada kebutuhan akan obat-obatan, kita bisa mendirikan rumah sakit lapangan, kita memiliki kemampuan,” katanya kepada wartawan saat konferensi pers yang diadakan bersamaan dengan ulang tahun Angkatan Bersenjata Malaysia, sebagaimana dilansir Bernama, Jumat (8/9/2017).

Raja Muhammad Affandi mengatakan bahwa MAF telah berpartisipasi dalam misi kemanusiaan di Lebanon, Kongo, Somalia, Namibia dan Kamboja serta misi terorganisir di Aceh, Indonesia dan Filipina.

Selain itu, lanjutnya, Malaysia juga memfasilitasi MAF untuk bergabung dalam misi kemanusiaan dan pemeliharaan perdamaian.

“Warga Malaysia umumnya orang baik, jadi mudah bagi kita untuk bergabung dengan misi kemanusiaan dan penjaga perdamaian di negara-negara yang penuh gejolak,” katanya.

Skuad MAF yang didukung oleh relawan iM4U diperkirakan akan berangkat ke Dhaka dan Chittagong, Bangladesh, besok, untuk melakukan survei misi kemanusiaan setelah krisis yang terjadi di perbatasan Rakhine dan Bangladesh.

Sebelumnya, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menegaskan, pihaknya siap mengirimkan pasukan perdamaian ke Myanmar mengingat hal itu diatur dalam undang-undang. Namun begitu, masih menunggu permintaan dari Persatuan Bangsa Bangsa (PBB).

"Tapi semuanya itu tergantung PBB, karena pasukan perdamaian di bawah kendali PBB dan TNI selalu mempersiapkan, kapan pun diperlukan kita siap," kata Gatot di lapangan sepak bola Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (8/9/2017).