Jika TVRI Tak Putar Film G30S/PKI, Komitmen Pemerintah 'Gebuk PKI' Dipertanyakan

(Presiden Jokowi berkomitmen untuk menggebuk PKI)

[PORTAL-ISLAM.ID] DPR meminta stasiun televisi milik pemerintah TVRI menayangkan kembali film G30S/PKI sebagaimana imbauan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo.

Hal ini sangat penting. Pasalnya, itu akan membuat masyarakat Indonesia paham akan sejarah bangsa ini. Jika tidak, maka komitmen pemerintah dipertanyakan. Apalagi Presiden Joko Widodo pernah menegaskan untuk menggebuk PKI.

"Bila TVRI menyiarkan film ini, artinya Panglima dan pemerintah sejalan. Bila tidak, masyarakat akan melihat komitmen pemerintah terhadap peristiwa G30S/PKI, baik itu sikapnya terhadap TAP MPRS 25 tahun 1966, ataupun penghormatan-penghormatan formil pada tanggal 30 September dan 1 Oktober," kata Anggota Komisi I DPR RI, Bobby Adhityo Rizaldi, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/9), seperti dilansir RMOL.

Sebelumnya, Direktur Utama Televisi Nasional Republik Indonesia (TVRI) Iskandar Achmad mengatakan sejauh ini TVRI belum diminta pemerintah untuk menyiarkan film Pengkhianatan G30S/PKI.

Namun demikian, Dirut TVRI menegaskan penyiaran film Pengkhianatan G30S/PKI penting untuk proses pemahaman sejarah bagi generasi muda. "Dilihat dari sisi sejarah, penting untuk generasi muda kita, " kata Iskandar ketika dihubungi melalui telepon pada Selasa, 19 September 2017, seperti dilansir Tempo.

Menurut dia, tragedi  G30S/PKI merupakan fakta sejarah dan pihaknya akan memutarkan film itu jika sudah mendapat perintah dan dokumentasinya masih ada.

Sementara itu, stasiun televisi swasta TVOne dikabarkan akan memutar film penumpasan pengkhianatan G30S/PKI pada 30 September besok pukul 19.30 WIB.