Jelang Pilgub Jabar 2018, Survei INES: Demiz Unggul, Emil Keok di Semua Aspek


[PORTAL-ISLAM.ID] Indonesia Network Election Survei (INES) menggelar riset jelang pelaksanaan Pilkada Jawa Barat 2018 mendatang. Survei dilakukan untuk mengetahui tingkat elektabilitas dari 5 tokoh yang digadang-gadang akan meramaikan pesta rakyat Jawa barat, lima tahunan itu.

Mereka adalah Wakil Gubernur Jabar saat ini Deddy Mizwar, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi, Ketua Komisi X DPR RI dari Fraksi Demokrat Dede Yusuf, dan Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Rieke Diah Pitaloka.

Direktur Eksekutif INES, Sutisna mengatakan Deddy Mizwar (Demiz) memiliki tingkat popularitas yang paling tinggi dengan 79,2 persen, Rieke Dyah Pitaloka 70,2 persen, Dede Yusuf 70,1 persen, Dedi Mulyadi 56,7 persen, dan Ridwan Kamil 53,8 persen.

Survei kali ini juga, kata Sutisna, mencari tahu tentang tingkat kapabilitas atau tingkat kemampuan dalam memimpin dan mengelola pemerintahan.

Untuk aspek ini, Dedi Mizwar kembali menenpati urutan teratas dengan 82,4 persen responden yang menganggap dia mampu pimpin Jabar. Disusul Rieke Dyah Pitaloka dengan 75,2 persen.

“Sementara, Dedi Mulyadi dengan 73,5 Persen, Dede Yusuf 70,7 persen dan terakhir Ridwan Kamil dengan 67,9 persen jawaban responden," ujar Sutisna melalui keterangan tertulisnya yang diterima JawaPos.com.

Kemudian untuk tingkat akseptabilitas atau penerimaan di masyarakat. Dedy Mizwar meraih prosentase tertinggi, dengan perolehan sebanyak 89,3 persen.

Disusul Rieke Dyah Pitaloka 70,2 persen, Dede Yusuf 68,2 persen, Dedi Mulyadi 67,4 persen dan Ridwan Kamil hanya 64,3 persen.

Sementara, ketika ditanya siapa dari kelima tokoh yang dianggap paling jujur, amanah dan bisa dipercaya. Seperti sebelumnya, Dedi Mizwar kembali menjadi jawara.

Pemain film Nagabonar, ini memperoleh 88,3 persen, Dedi Mulyadi, 72,5 persen responden, Dede Yusuf dengan 67,3 persen, Rieke Dyah Pitaloka 65,9 persen dan terakhir Ridwan Kamil 61,4 persen.

"Penilaian tentang sifat para tokoh sangat penting sebagai tolok ukur masyarakat menentukan pilihannya," pungkasnya.

Diketahui bahwa survei yang digelar dari tanggal 19 sampai 30 Agustus lalu, meliputi 27 kabupaten/Kota di Jawa barat.

Survei ini melibatkan 1.985 responden yang dipilih secara acak dengan teknik multistage random sampling. Mereka adalah warga Jabar yang telah mempunyai hak pilih. Untuk perbandingan, DPT Pilpres 2014 lalu sebanyak  33.045.101 penduduk.

Adapun Margin of error lebih kurang 2,2 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Sumber: Jawa Pos

***

CATATAN Admin:

Indonesia Network Election Survei (INES) bisa dibilang lembaga survei yang hasilnya PALING TEPAT saat Pilkada DKI Jakarta putaran dua. Di saat lembaga-lembaga survei yang selama ini dikenal kredibel malah hasil surveinya jauh beda dengan hasil ril Pilkada DKI putaran dua.

Sebelum Pilkada DKI putaran dua, INES merilis hasil surveinya yang dipublikasikan media:

Survei INES: Anies-Sandi 57,2%, Ahok-Djarot 40,2%
https://news.okezone.com/read/2017/04/15/338/1668375/survei-ines-anies-sandi-57-2-ahok-djarot-40-2

Hasil survei ini paling mendekati dengan Hasil Ril Pilkada DKI Putaran Dua

Hasil Akhir Real Count KPU: Ahok-Djarot 42,05%, Anies-Sandi 57,95%
https://news.detik.com/berita/d-3480120/hasil-akhir-real-count-kpu-ahok-djarot-4205-anies-sandi-5795