Warga NTT: Saya Pancasilais, Tapi Bukan Tukang Provokator Kayak Victor


[Tulisan salah seorang warga NTT mengomentari pidato Victor]

"Saya Pancasilais, Tapi Bukan Tukang Provokator"

Pancasilais itu bukan menghasut, memprovokasi dan mengadu domba sesama anak bangsa.

Pancasila itu bukan milik golongan dan kelompok tertentu, tapi Pancasila adalah panggung bersama, untuk identitas yang berbeda-beda.

Siapa saja yang tidak sejalan dengan gagasan dan narasi kelompok ini, dicap anti Pancasila dan NKRI. Ini tentu sesat pikir dan cacat logika.

Pancasila itu bukan milik moyangmu, ia lahir dari konsesus bersama para pendiri bangsa terdahulu.

Pancasila dan NKRI itu sudah final, kenapa harus diklaim, ini milik kami, bukan milikmu. Sekali lagi, ini gagal paham dan sesat pikir.

Bagi politisi yang berada dalam lingkaran ini, nampaknya mereka kehabisan narasi dalam menjelaskan parpolnya ke publik.

Mereka nampaknya lack of knowledge, dalam menarasikan visi, program dan platform perjuangan partai.

Karenanya, jabatan-jabatan besar akan meruntuhkan harga diri kita, wibawa dan kehormatan kita, manakala jabatan-jabatan besar itu tidak sepadan dengan kemampuan kita.

9 Agustus 2017

Sumardi
Labuan Bajo | Manggarai Barat NTT