Cucu Rasulullah Ini Pendiri Paskibraka dan Penyelamat Bendera Pusaka Merah Putih


Tujuh belas agustus tahun empat lima
Itulah hari kemerdekaan kita

Hari merdeka nusa dan bangsa
Hari lahirnya bangsa Indonesia

Mer-de-ka
Sekali merdeka tetap merdeka
Selama hayat masih di kandung badan

Kita tetap setia tetap setia
Mempertahankan Indonesia

Kita tetap setia tetap setia
Membela negara kita

Setiap tanggal 17 Agustus, ketika kita merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, sudah pasti lagu penuh semangat ini menggema.

Namun, kita mungkin sudah lupa dengan Putra Bangsa yang menciptakan Lagu “Hari Merdeka (17 Agustus)” ini. Ingatkah kita dengan tokoh pencipta lagu tersebut?

Beliau adalah Habib Muhammad Husein bin Salim bin Ahmad al-Muthahar atau yang lebih dikenal dengan nama H. Mutahar. Beliau masih ada keturunan dari Rasulullah SAW.

[video - Hari Merdeka]



Penyelamat Bendera Pusaka

Beliau juga terkenal dengan sebutan penyelamat bendera pusaka merah putih (bendera merah putih yang dikibarkan pada saat proklamasi kemerdekkaan RI 17 Agustus 1945).

Tanggal 19 Desember 1948, Belanda melancarkan agresi militernya yang kedua. Presiden, wakil presiden dan beberapa pejabat tinggi Indonesia akhirnya ditawan Belanda.

Namun, pada saat-saat genting dimana Istana Presiden Gedung Agung Yogyakarta dikepung oleh Belanda, Soe­karno sempat memanggil H. Mutahar, yang saat itu merupakan ajudannya. Beliau lalu ditugaskan untuk untuk menyelamatkan bendera pusaka.

“Jaga bendera pusaka ini dengan nyawamu!” pesan Soekarno pada H. Mutahar.

Beliau lalu mencabut benang jahitan yang menyatukan kedua bagian merah dan putih bendera itu agar tidak lagi diketahui sebagai bendera tapi hanya kain biasa. Lalu kedua kain merah dan putih dipisahkan dalam dua tas berbeda. Akhirnya bendera pusaka lolos dari incaran tentera Belanda. Walaupun H Mutahar ikut ditangkap saat itu.

Penyelamatan bendera pusaka ini merupakan salah satu bagian “heroik” dari sejarah tetap berkibarnya Sang Merah putih di persada bumi Indonesia.

Pendiri Paskibraka

Pada setiap peringatan HUT RI kita pasti akan kagum dengan pasukan Paskibraka (Pasukan Pengibar Bendera Pusaka) dalam upacara HUT RI di Istana.

Tapi tahukah anda siapa tokoh yang menciptakan dan mendirikan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) itu? Tak lain adalah H. Mutahar.

Sebagai salah seorang ajudan Presiden, Mutahar diberi tugas menyusun upacara pengibaran bendera ketika Republik Indonesia merayakan hari ulang tahun pertama kemerdekaan, 17 Agustus 1946. Menurut pemikirannya, pengibaran bendera sebaiknya dilakukan para pemuda yang mewakili daerah-daerah Indonesia. Ia lalu memilih lima pemuda yang berdomisili di Yogyakarta (tiga laki-laki dan dua perempuan) sebagai wakil daerah mereka.

Pada tahun 1967, sebagai direktur jenderal urusan pemuda dan Pramuka, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Mutahar diminta Presiden Soeharto untuk menyusun tata cara pengibaran Bendera Pusaka. Tata cara pengibaran Bendera Pusaka disusunnya untuk dikibarkan oleh satu pasukan yang dibagi menjadi tiga kelompok. Kelompok 17 sebagai pengiring atau pemandu; kelompok 8 sebagai kelompok inti pembawa bendera; kelompok 45 sebagai pengawal. Pembagian menjadi tiga kelompok tersebut merupakan simbol dari tanggal Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. Inilah Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang hingga kini masih ada dan menjadi kebanggaan bangsa Indonesia setiap upacara HUT RI.

Pencipta Lagu-lagu Nasional

Selain lagu “Hari Merdeka (17 Agustus)”, H. Mutahar juga yang mencipta lagu "Hymne Syukur" dan "Hymne Pramuka". Karya terakhirnya, "Dirgahayu Indonesiaku", menjadi lagu resmi ulang tahun ke-50 Kemerdekaan Indonesia.

"Hymne Syukur"

Dari yakinku teguh,
Hati ikhlashku penuh,
Akan karuniamu,
Tanah air pusaka,
Indonesia merdeka,
Syukur aku sembahkan,
KehadliratMu Tuhan

"Hymne Pramuka"

Kami Pramuka Indonesia
Manusia Pancasila
Satyaku kudharmakan, dharmaku kubaktikan
agar jaya, Indonesia, Indonesia
tanah air ku
Kami jadi pandumu


JAS MERAH... JANGAN SEKALI-KALI MELUPAKAN SEJARAH

BELIAU KETURUNAN ARAB, SEORANG HABIB, KETURUNAN RASULULLAH SAW

INILAH KAMI UMAT ISLAM SESUNGGUHNYA PENJAGA NKRI

اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ وَ بَارِكْ عَلَيْهِ


*Referensi:
https://id.wikipedia.org/wiki/H._Mutahar
http://blog.rumahsinau.org/wp/9-kisah-h-mutahar-hari-merdeka/
DLL