“Bisakah benda ini membawaku haji ke Makkah?” Pemerintah Turki Wujudkan Impian Abdullah dari Desa Terpencil Afrika


[PORTAL-ISLAM.ID] Al-Hasan Abdullah, seorang penduduk miskin dari Ghana Afrika sangat bergembira dan bersyukur impiannya untuk bisa Haji ke tanah suci terwujud setelah dibantu Menlu Turki Mevlut Cavusoglu.

Ceritanya, saat Presiden Erdogan berkunjung ke Ghana, stasiun TV Turki (TRT, TVRI nya Turki) mengadakan liputan ke pelosok Ghana. Crew TRT memakai juga drone dalam pengambilan gambar dan film.

Saat itu salah seorang warga Ghana, Al-Hasan Abdullah kagum dengan drone. Dia pegang pesawat kecil tanpa awak itu dan mengatakan "Bisakah benda ini membawaku ke Makkah?"

Foto Al-Hasan Abdullah memegang drone dengan caption "Bisakah benda ini membawaku ke Makkah?" beredar dan menjadi viral di sosial media Turki.

Kalimat tersebut menunjukkan kerinduannya yang begitu membuncah ingin berkunjung ke rumah Allah. Allah lebih mengetahui isi hati hambaNya, Allah paling mengetahui kadar cinta dan rindu hambaNya. Allah pun akhirnya memberikan hadiah paling indah bagi Al-Hasan Abdullah untuk dapat menunaikan ibadah haji tahun 2017 ini.

Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu yang diberitahu ihwal Al-Hasan Abdullah merasa terharu dan melalui Kementerian Luar Negeri Turki, Abdullah dibawa ke Istanbul untuk kemudian melaksanakan ibadah haji berangkat melalui Turki ke Saudi serta menanggung semua biaya kebutuhan hidupnya selama dari Ghana-Istanbul-Arab Saudi hingga selesai ibadah haji dan kembali ke kampung halamannya.

Kepada Anadolu Agency, Abdullah mengungkapkan rasa syukurnya bahwa ia merasa senang berada di Istanbul. Dan itu merupakan karunia Allah dengan adanya bantuan dari Turki. “Saya bersyukur kepada Allah dan saya mendoakan kepada siapa saja yang telah mewujudkan impian saya ini. Bantuan Turki sangat berharga bagi saya dan saya yakin hal ini mampu meningkatkan rasa persahabatan dan persaudaraan antar umat Islam.”

[Video saat kedatangan Abdullah di Istanbul]


Sumber: http://aa.com.tr/tr/dunya/hac-hayaline-kavusacak-ganali-abdullah-istanbula-geldi/887141