Petugas Partai Lantik Ketua Partai Jadi Pengarah UKP Pancasila, Netizen: Wajar ... Kan Emaknya!


[PORTAL-ISLAM.ID]  Presiden Joko Widodo melantik Unit Kerja Presiden (UKP) Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP). Pelantikan itu berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Rabu 7 Juni 2017.

Di antara sejumlah nama yang dilantik sebagai pengarah ada nama Presiden RI ke-5, Megawati Soekarnoputri. Sementara Yudi Latief, ditunjuk menjadi Kepala UKP PIP.

Pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 31 Mei 2017 tentang pengangkatan Pengarah dan Kepala UKP PIP.

Berikut susunan organisasi UKP PIP:

Dewan Pengarah:
1. Megawati Soekarnoputri.
2. Try Sutrisno.
3. KH Said Aqil Siradj.
4. Mahfud MD.
5. Ahmad Syafi'i Ma'arif.
6. KH Ma'ruf Amin.
7. Pdt Andreas Anangguru Yewangoe.
8. Wisnu Bawa Tenaya.
9. Sudhamek Agoeng.

Kepala Unit Kerja Presiden Pembinaan Idiologi Pancasila (UKP-PIP): Yudi Latief.

Menanggapi hal ini, beberapa netizen pun berkomentar.

"Saat ini seolah Pancasila hanya menjadi milik kaum yang merasa dirinya Nasionalis. Bahkan Pancasila digunakan sebagai alat pembenaran untuk menggebuk, dan yang digebuk justru dari kalangan agamis yang dulunya adalah bagian dari kompromi lahirnya Pancasila," tulis netizen Nurul Huda.

"Apa cuma aku disini yg heran kenapa si ibu MEGAWATI slalu ada bersama president kita JOKOWI ? Asssuudahlahhh mungkin dia dalangnya ....uppss," tulis netizen Nanang Setyawan.

Menanggapi netizen Nanang Setyawan, seorang netizen, Liznaa Mk NOnna, tak kalah ketinggalan. "Maklum kan EMAKnya," tulisnya.

"Anak e....mbok e...mantu ne...ponakan ne...cucu ne...tetangga ne...ne..ne..yg lain...emang gak ada orang lain yg bisa diangkat jadi pak," tulis netizen Fahlefi Okto.

Tak ketinggalan, netizen dari lini massa Twitter pun berkicau.

Sumber: Viva.co.id