MENELPON AMIEN RAIS, MENEPIS GNPF-MUI RETAK


[PORTAL-ISLAM.ID] Pimpinan GNPF-MUI bertemu dengan Presiden RI Joko Widodo bertepatan dengan hari raya Idul Fitri, Ahad (25/6/2017).

Muncul pro-kontra di kalangan Umat, bahkan sempat dikabarkan tokoh senior pendukung GNPF-MUI Amien Rais tak setuju dengan pertemuan tersebut. GNPF-MUI pun dikabarkan retak. Tentu musuh-musuh Islam yang bergembira.

Plt Sekretaris GNPF MUI, Ust. Luthfie Hakim, yang menelpon langsung Amien Rais membantah segala isu liar itu.

Berikut selengkapnya disampaikan Ust. Luthfie Hakim di akun fb-nya:

MENELPON AMIEN RAIS

Tadi malam (Senin, 26/6) jam 18.30 saya menelepon Pak Amien Rais. Saya menceritakan pertemuan GNPF MUI dengan Jokowi, serta rangkaian pertemuan tertutup sebelumnya dengan Pak Wiranto dan Pak JK.

Selesai saya cerita saya tanya apa komentar Pak Amien atas pertemuan tersebut. Beliau menjawab bahwa dalam perjuangan itu membuka komunikasi dengan berbagai pihak merupakan hal yang penting. Pendek kata lalu saya tanyakan, "Jadi Pak Amien setuju pertemuan dengan Jokowi?" Dijawab, "Oh setuju sekali".

Ada satu pesan menarik dari Pak Amien mengutip nasihat Pak Natsir: "Apabila ada kelompok atau pihak yang tidak setuju/sependapat dengan cara-cara perjuangan sesama kelompok/ormas Islam, maka sikap yang terbaik yang harus dilakukan adalah tidak memberi komentar (atas kelompok yang tidak disetujuinya itu)".

Percakapan lewat telepon ditutup dengan ajakan Pak Amien untuk bertemu, yang tentu saja saya sambut dengan antusias. Alhamdulillaah saya sudah mengenal beliau sejak pertengahan tahun 80-an ketika saya masih kuliah di UGM dan aktif di Jama'ah Shalahuddin, bukan baru kenal ketika Aksi Bela Islam 212.

M. Luthfie Hakim

Plt. Sekretaris GNPF MUI