MENCOBA MEMAHAMI SAUDI


MENCOBA MEMAHAMI SAUDI

Kita akhirnya paham, mengapa Saudi ikut memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar?

1. Karena perpecahan dalam keluarga raja dimana kebijakan Salman berbeda 180 derajat dari kebijakan mendiang Abdullah. Salman adalah generasi kedua yang terakhir, disinilah potensi sengketa yang hebat diduga akan terjadi di generasi ketiga dimana ayah ayah mereka kebanyakan pernah menjadi raja.

Trah Salman cenderung berpandangan kuat ke Islam, adapun yang lain hanya sebatas kepentingan kerajaan saja. Pada dasarnya, rakyat dan keluarga kerajaan Saudi Arabia mayoritas pro perjuangan Islam, kendala muncul dari beberapa pihak yang memiliki vested interest dengan barat dan yang memiliki pandangan liberal yang kuat karena memiliki latar belakang pendidikan barat.

2. Tekanan Donald Trump yang menginginkan Saudi meninggalkan Ikhwanul Muslimin. Dibelakang layar, sebuah lembaga pengkaji kebijakan Defence of Democracy yang merupakan tulang punggung kebijakan LN nya Trump memiliki hubungan sangat dekat dengan Zionis Israel, lembaga inilah yang berani mengajukan implementasi pemindahan Kedubes AS dari Tel Aviv ke Al Quds.

3. Faktor lobby Emirat dan Mesir dinilai sangat mempengaruhi tragedi perpecahan ini. Emirat sejak perang teluk kedua sudah menunjukkan sikap pro Zionisme, Mesir adalah pelopor perundingan Oslo yang menjadi fondasi dari konsep perdamaian Arab - Israel, dimana hasilnya hingga saat ini hanyalah Palestina yang tercabik cantik dan bertambahnya diktator Arab yang pro Israel.

(Mutawakkil Abu Ramadhan)