KPK OTT 10 Juta, Sementara Kerugian Sumber Waras 191 Milyar Diabaikan, Netizen: Komisi Pilih Kasus


OTT di Bengkulu, KPK Sita Uang Rp 10 Juta

Komisi Pemberantasan Korupsi mengamankan uang Rp 10 juta dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Bengkulu, selain menangkap tiga orang termasuk Kepala Seksi III Intel Kejaksaan Tinggi Bengkulu Parlin Purba pada Jumat dinihari, 9 Juni 2017. Mereka diduga terkait suap pengumpulan data atau bahan keterangan atas pelaksanaan proyek-proyek di Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera VII di Provinsi Bengkulu Tahun Anggaran 2015 dan 2016.

"Selain mengamankan ketiganya, tim juga mengamankan uang sejumlah Rp 10 juta di lokasi. Uang itu dalam pecahan Rp 100 ribu dan dimasukkan ke dalam amplop coklat," kata Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan saat konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta, Jumat, 9 Juni 2017.

Link: https://m.tempo.co/read/news/2017/06/09/063883150/ott-di-bengkulu-kpk-sita-uang-rp-10-juta

10 JUTA??? WHAT???

Padahal KERUGIAN NEGARA di KASUS SUMBER WARAS Rp 191,3 MILIAR.

BPK: Sumber Waras Rugikan Negara Rp 191,33 Miliar
Link: http://nasional.republika.co.id/berita/nasional/hukum/16/04/13/o5kfus361-bpk-sumber-waras-rugikan-negara-rp-19133-miliar

TAPI SAMPAI SEKARANG KASUS SUMBER WARAS TAK JELAS JUNTRUNGANNYA.

APA KARENA MENYERET BAJU KOTAK-KOTAK???

Tak ayal netizen menyebut KPK = KOMISI PILIH KASUS

"KPK lakukan OTT sebesar 10 juta, sementara kerugian sumber waras 191,3 Milyar di abaikan oleh KPK. Komisi Pilih Kasus," kicau akun @Ronin1948.

"Kalau 10 juta cuma ngotorin dompet, tapi 191.3 milyar bisa beli syurga di alexis + VVIP room di mako brimob," komen @raka26456760.

"Betul, padahal angka kerugian tsb (191 M) bukan dr karangan, melainkan dr hasil audit lembaga resmi negara yg bernama BPK....kok dilepeh begitu sj?" tanya @embay1111.

"Katanya KPK hanya bisa OTT yg 1M.  Tp sekarang batang tdk ada akar pun jadi...," sindir @iphankevav.

"Klu kinerja @KPK_RI cuma nangkepin yg recehan, maka tdk sebanding dgn Biaya Operasionalnya. Maka Rakyat dirugikan," komen @ade_mistawijaya.