Kalian Ketipu Ribut ISAS ISIS, Ini Bisnis Senjata, Amnesty Internasional: AS Kucurkan 1 Juta Dollar Untuk Persenjatai ISIS


[PORTAL-ISLAM]  Tragedi bom yang terjadi di kawasan Terminal Kampung Melayu, Rabu malam, 24 Mei 2017, menyisakan banyak kejanggalan. Lazimnya teror bom di Indonesia, teror bom yang tarjadi di Terminal Kampung Melayu ini oleh pihak kepolisian juga diafiliasikan dengan kelompok radikal.

Kali ini, polisi menduga teror bom panci di Kampung Melayu dilakukan oleh kelompok teror ISIS.

"Dari awal sudah kita patut duga bahwa ini dilakukan oleh kelompok teror ISIS. Kelomok teror ini memiliki jaringan-jaringan dan sel-sel", ujar Kombes Pol, Martinus Sitompul, Kepala Bagian Peneragan Umum Divisi Humas Polri, Jumat, 26 Mei 2017.

Pernyataan Polri ini memancing reaksi publik, terutama dari kelompok Islam liberal yang mengaitkan ISIS dengan kelompok Islam radikal. Jejak digital tudingan bahwa ISIS merupakan bagian kelompok Islam radikal bertaburan di dunia maya dan begitu mudah untuk dibaca dan ditelusuri.

Sayangnya, temuan Amnesty Internatonal justru membuktikan bahwa ISIS tak terkait sama sekali dengan kelompok Islam manapun. Sebuah catatan dari Amnesty Internasional menyebut bahwa Angkatan Darat Amerika telah menggelontorkan dana sebesar 1 juta dollar untuk persenjataan dan perlengkapan kepada ISIS di Irak pada tahun terakhir kepemimpinan Presiden Obama.

Amnesty Internasional menyebutkan bahwa angka 1 juta dollar tersebut mereka peroleh dari hasil audit pemerintah Amerika tahun 2016 berdasarkan permohonan keterbukaan informasi.

"Hasil audit ini memberi gambaran kondisi yang mencemaskan mengenai sistem pertahanan Amerika yang berpotensi membahayakan Amerika Serikat terkait pengendalian transfer senjata bernilai jutaan dollar ke wilayah yang rawan", ujar Patrick Wilcken, peneliti Amnesty internasional.

Pernyataan Patrick Wilcken bisa dibaca selengkapnya di sini: http://yournewswire.com/amnesty-international-us-isis/

Menanggapi pernyataan ini, seorang netizen berkicau.