Fahri Hamzah & Keresahan Kader Bawah


Malam kemarin (18/6/2017) Fahri Hamzah mampir lagi ke Pulogadung Jakarta bertemu kader-kader tarbiyah dan para simpatisan di Masjid tempat itikaf kader-kader Pulogadung.

Tampaknya Pulogadung punya memori tersendiri buat Fahri Hamzah, 1 hari pasca beredarnya rilis pemecatan Fahri Hamzah, kader-kader Pulogadung langsung mengundang Fahri Hamzah untuk berbicara di hadapan kader-kader untuk mengklarifikasi semua info tentang pemecatan beliau serta kronologis yang sebenarnya terjadi versi Fahri Hamzah, karena versi DPP PKS hanya diketahui kader via web resmi PKS.

Kader-kader Pulogadung bukannya tidak tsiqoh dg keputusan qiyadah, tetapi "singa parlemen" Fahri Hamzah sedang lantang-lantangnya menyuarakan kepentingan rakyat dan ummat, kenapa tiba-tiba diminta mundur dan akhirnya berujung dipecat dari semua jenjang keanggotaan, begitu berbahayakah Fahri Hamzah sehingga tidak layak menyandang atribut "kader" PKS???

Penjelasan Fahri Hamzah di hadapan kader-kader Pulogadung saat itu gamblang dan jelas, beserta catatan kronologisnya, Fahri Hamzah ternyata menyimpan semua catatan dan tanggal kejadian proses yg menyertai pemecatan beliau, mungkin ini juga salah satu sebab Fahri Hamzah menang di pengadilan.

Ternyata pertemuan itu buat geger qiyadah DKI, bahkan ada perintah membatalkan, tapi "Singa Pulogadung" Pitoyo Marhaban sebagai inisiator acara tetap melanjutkan, menurut beliau ini adalah tradisi yang harus mulai dibangun di partai dakwah, tradisi tabayyun, tradisi diskusi dan berdialog, tradisi tausiyah, kenapa harus dibatalkan?

Pasca pertemuan itu kader-kader Pulogadung masuk "perhatian khusus", dipersepsi sebagai kader tidak loyal terhadap qiyadah karena mengundang Fahri Hamzah, tapi kader-kader menjawab dengan amal nyata, ziswaf kader-kader Pulogadung di Ramadhan kemarin mencapai perolehan diatas 200% dari yang ditargetkan DPW, dengan angka tembus lebih dari 1 milyar, untuk kesekian kalinya Pulogadung menjadi DPC dengan persentasi perolehan ziswaf ramadhan terbesar di DKI. Kalau yang kayak gini dibilang bukan kader loyal lalu standart apa lagi untuk kader loyal???

Chemistry Pulogadung dengan Fahri Hamzah bukan personalisasi, tapi lebih kepada chemistry nilai dan semangat berjuang, ada nilai dan narasi, ada semangat perlawanan terhadap kezaliman yang terlihat dalam diri Fahri Hamzah. Seperti malam kemarin, nilai dan narasi, semangat perlawanan terhadap kezaliman masih dirasakan oleh jamaah itikaf. Fahri Hamzah bicara tentang Islam, negara dan ummat, semua yang Fahri sampaikan mewakili semua perasaan ummat, bisik-bisik di antara jamaah mereka heran kenapa PKS harus memecat Fahri Hamzah.

Dan hari-hari ini di lubuk hati yang paling dalam mungkin kader-kader dakwah mulai menyadari bahwa Fahri Hamzah lah yang sesungguhnya mewakili suara kader dan ummat. Ketika Fahri Hamzah lantang berorasi di panggung aksi 411 massa merasa orasi Fahri mewakili suara ummat, begitu juga kader-kader PKS.

Ketika partainya sendiri melakukan "walk out" terhadap dirinya Fahri tetap teguh dengan pilihannya, ketika partainya sendiri menolak hak angket KPK bahkan tidak mau mengirim wakilnya ke pansus, Fahri Hamzah tetap teguh dengan pilihannya. Ketika Fahri Hamzah diundang di ILC dia lantang bicara tentang angket walaupun partainya meninggalkannya.

Tapi kebenaran adalah kebenaran, kebenaran tetap bisa melihat dalam kegelapan. Semua yang tidak relevan dengan kebenaran akan hilang dengan sendirinya.

Gelombang kebangkitan ummat Islam sudah bergulir, perlawanan terhadap gelombang ini juga bangkit, ummat butuh juru bicara dan pemimpin agar gelombang kebangkitan ini bisa menghalau yang mencoba melawannya. Fahri Hamzah hari-hari ini dan mungkin hari-hari ke depan sudah menjadi juru bicara ummat, juru bicara rakyat dan juga juru bicara anti korupsi ketika KPK harus di evaluasi...

Ketika Fahri Hamzah dan ummat sedang mempertanyakan dimana keberpihakan Presiden terhadap ummat tiba-tiba ada kicauan dari qiyadah PKS: "BLT saat ini istimewa sekali sbb dibagikan langsung oleh pres @jokowi. Presiden2 sebelumnya cukup meminta Kementrian terkait membagikannya."

Jadi siapa sebenarnya juru bicara ummat???

Tampaknya regenerasi kepemimpinan harus terjadi....

-irfanenjo-
19 Juni 2017

Link Youtube :
https://youtu.be/HoUND_nMqaQ
https://youtu.be/L5UKq52JYws