Vonis Ahok Dikecam Dunia Internasional, Netizen: Inilah yang Disebut Sebagai Pengkhianat!


[PORTAL-ISLAM]  Gerakan Pribumi Indonesia (GEPRINDO) menilai masifnya pemberitaan negatif dari dunia internasional terhadap vonis 2 Tahun Ahok merupakan andil dari tim Media Ahok.

“Tim Media Ahok telah memframing pemberitaan yang salah ke luar negeri sehingga masyarakat internasional pun merespon negatif,” kata Presiden GEPRINDO Bastian P Simanjuntak, Kamis 11 Mei 2017malam.

Bastian mengatakan, beberapa media terkenal mengabarkan ke dunia internasional seolah-olah Ahok dari kelompok mayoritas. Pemberitaan tersebut dengan cepat menyebar dan memunculkan stigma negatif terhadap Indonesia.

“GEPRINDO mengimbau media-media yang menjadi partner Ahok agar hentikan pemberitaan yang salah. Jangan korbankan kepentingan nasional demi kepentingan diri dan kelompok,” tegasnya.

“Media merupakan salah satu pilar demokrasi, kita berharap dapat mencerahkan bukan hanya di dalam negeri akan tetapi pada dunia internasional,” imbuhnya.

GEPRINDO juga berharap, agar Presiden Jokowi tidak hanya diam melihat fenomena tersebut.

“Presiden Jokowi harus membuat pernyataan resmi terkait vonis Ahok. Jangan sampai Indonesia dan pemerintahan Jokowi dirugikan, secara politik maupun ekonomi,” ujar Bastian.

Penjelasan itu, kata Bastian, bukan hanya bermanfaat bagi Indonesia secara umum akan tetapi secara khusus terhadap citra Jokowi didunia internasional.

Tak hanya itu, GEPRINDO berpendapat bahwa stigma negatif yang dibentuk oleh Tim Media Ahok dan direspon dunia internasional seolah negara Indonesia adalah negara yang tidak melindungi minoritas padahal UUD 45 menjamin kebebasan beragama bagi setiap warga negara Indonesia.

“Presiden Jokowi hendaknya menjelaskan kepada publik dan dunia internasional bahwa kita negara hukum. Semua sama di hadapan hukum, apapun jabatan, suku dan agama seseorang, tidak ada yang kebal hukum termasuk Ahok,” pungkasnya.

Sumber: http://www.swamedium.com/2017/05/12/geprindo-respon-negatif-internasional-andil-dari-tim-media-ahok/?utm_source=dlvr.it&utm_medium=twitter

---------------------

Kabar ini ditanggapi oleh seorang netizen.
Sebelumnya Prof. Ramli melalui akun twitternya mengatakan bahwa jika ada WNI yang meminta bantuan asing mengurusi urusan dalam negeri adalah seorang pengkhianat.