PENGEBOM ORANG TAK BERSALAH ADALAH ORANG YANG TAK BERAGAMA


PENGEBOM ORANG TAK BERSALAH ADALAH ORANG YANG TAK BER-AGAMA

ORANG YG DENGAN MUDAHNYA MENUDUH KELOMPOK ISLAM SEBAGAI PELAKUNYA JUGA MERUPAKAN ORANG YANG TAK BER-AGAMA & TAK BER-PANCASILA

Karena agama memerintahkan manusia menggunakan akal, pendengaran, penglihatan, & hati. Maka pelaku pengeboman orang yang tidak brsalah, apalagi bukan di daerah perang (darul harb), sedang kehilangan agamanya karena tidak mnggunakan akal, pendengaran, penglihatan, & hatinya sebagaimana mestinya.

Akal, pendengaran, penglihatan, & hatinya tidak digunakan untuk mencari nasihat & ilmu agama yang benar dari ulama-ulama yang berilmu, ikhlas, & lurus. Shingga akal, pendengaran, penglihatan, & hatinya kalah oleh nafsunya untuk membunuh & melukai orang lain yang tidak bersalah & tidak tau apa-apa.

Begitupun orang yang dengan mudahnya menuduh kelompok Islam pelakunya juga merupakan orang yang tidak ber-Agama sebagaimana mestinya. Karena tidak mnggunakan akal, pendengaran, penglihatan, & hatinya dengan benar, kalah oleh nafsu & kebenciannya pada Islam & pejuang-pejuangnya.

Sehingga apapun momennya selalu digunakan, dengan berbagai cara, untuk mnyerang, mendeskreditkan, menyuburkan kebencian, & menabur permusuhan pada Islam & pejuang-pejuangnya.

Orang yang tidak beragama jelas tidak Pancasilais. Karena orang yang Pancasilais pasti beragama (berke-Tuhanan Yang Maha Esa). Shingga sama saja ORANG YANG DENGAN MUDAHNYA MENUDUH KELOMPOK ISLAM SEBAGAI PELAKUNYA ADALAH ORANG YANG TIDAK BER-PANCASILA, TIDAK BER-BHINNEKA TUNGGAL IKA, & TIDAK BER-NKRI.

Kegemaran nafsunya menyerang, mendeskreditkan, menyuburkan kebencian, & menabur permusuhan pada Islam & pejuang-pejuangnya, dengan menunggangi berbagai momen, menunjukkan ketidaksiapannya hidup ber-Bhinneka Tunggal Ika yang berlandaskan Ketuhanan Yang Maha Esa. Sehingga mengacam keutuhan NKRI.

Semoga ujian-ujian yang dihadapi bangsa Indonesia hari ini membuat kita semakin dewasa, semakin ber-Agama, semakin berke-Tuhanan Yang Maha Esa, semakin ber-Pancasila, & semakin sadar akan bahaya propaganda media-media massa mainstream yang sering kali tak segan menyuburkan kebencian & permusuhan sesama anak bangsa.

Untuk korban & keluarga korban bom Kampung Melayu semoga diberi kesabaran, ketabahan, kemudahan, & bertambahnya iman....aamiiiin.

#LawanTeror
#LawanPropagandaAntiIslam
#PrayForJakarta

(Muhammad Fibrant)