Diancam Pembunuhan, Fahri Hamzah Minta Kasus Nathan Dituntaskan di Pengadilan


[PORTAL-ISLAM]  Ancaman pembunuhan terhadap beberapa tokoh Islam oleh seorang warga Surabaya keturunan Tionghoa bernama Nathan Prima Suwanto akhirnya disikapi tegas.

Sebagai orang yang diancam akan dibunuh, Fahira Idris telah mengambil langkah hukum untuk terus melanjutkan persoalan ini ke meja hijau.

Begitu pula Fadli Zon. Melalui Habiburokhman, seorang rekan Fadli di Partai Gerindra, diketahui siang ini, pukul 11.00 pihak Fadli, diwakili oleh Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) akan melaporkan Nathan P. Suwanto.
Sebagai pihak yang juga diancam akan dibunuh, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah, meminta agar kasus ancaman pembunuhan terhadap sejumlah tokoh Islam ini tetap dilanjutkan.
Seperti diketahui, Sabtu 29 April 2017 linimasa Twitter digegerkan sebuah kicauan bernada ancaman dari seorang netizen bernama Nathan P. Suwanto lewat akun twitter @NathanSuwanto.

Dalam kicauannya, Nathan menyatakan bersedia ikut "urunan" jika ada seseorang yang bersedia menghabisi tokoh Islam.

Di antara tokoh Islam yang ingin dihabisi Nathan, ada nama ulama Habib Rizieq Syihab, dan para politisi seperti Fahira Idris, Fadli Zon,  Fahri Hamzah dan terakhir nama Buni Yani.

Akun @NathanSuwanto sempat  "digembok", kemudian dibuka untuk memberikan klarifikasi dan mengajukan permohonan maaf. Ia pun kemudian menghapus seluruh kicauannya dan mendeaktivasi akun twitternya.

Saat ini, sejumlah netizen terus bergerak ke Surabaya, kota kediaman Nathan untuk memastikan yang bersangkutan tidak melarikan diri seperti kasus Steven yang menghina Gubernur NTB.

Keputusan Fahri sontak mendapat tanggapan senada dari netien.