Kawal Kasus Ahok, MUHAMMADIYAH BERGERAK!! Amien Rais: Saya Akan Koreksi Kalau Ada yang Tak Kondusif!


[PORTAL-ISLAM]  MUHAMMADIYAH BERGERAK!

Pentolan aktivis Muhammadiyah dan Mantan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Amies Rais, memimpin langsung aksi unjuk rasa mengawal sidang kasus kasus dugaan penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Kamis 20 April 2017 siang.

Amien berorasi dari atas mobil komando massa kontra-Ahok di Jalan RM Harsono, Jakarta Selatan. Dalam orasinya, Amien meminta agar Ahok dijatuhi hukuman maksimal.

"Mudah-mudahan Pak Ahok diberikan hukuman yang maksimal, saya akan mengoreksi bapak-bapak Polri apabila ada hal tidak kondusif," ujar Amien.

Ia mengajak para pendemo untuk berdoa kepada Allah SWT agar hukum di Indonesia ditegakan. Amien juga meminta agar umar Islam tidak mudah terprovokasi.

"Jangan sampai kita diadu domba bahwa kita adalah umat yang satu, ummatan wahidatan," ucap dia.

Selain itu, Amien meminta masyarakat bersyukur atas hasil quick count Pilkada DKI yang memenangkan pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno.

"Alhamdulillah kemarin rakyat Jakarta telah menentukan pilihannya, rakyat Jakarta tidak bisa diberondong dengan sembako," kata Amien.

Kasus dugaan penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok memasuki sidang ke-20, Kamis 20 April 2017 dengan agendanya pembacaan tuntutan dari jaksa penuntut umum (JPU) terhadap Ahok.

Jaksa mendakwa Ahok dengan dakwaan alternatif antara Pasal 156 huruf a KUHP atau Pasal 156 KUHP dan menuntut hukuman pidana 1 tahun dengan masa percobaan 2 tahun.

Selain Amien, Sekretaris Umum Pengurus Pusat Muhammdiyah Pedri Kasman pun tak kalah lantang menentang tuntutan JPU.

"Jika hukum tidak ditegakkan di negeri ini, sangat mungkin masyarakat mencari jalan keadilan sendiri,” kata Pedri.