Eep Menebus Kesalahan di Pilkada DKI 2012 Dengan Kemenangan Anies-Sandi, Pilpres 2019 Menyusul

(Muhammad Akbar Ismail bersama Eep)

[PORTAL-ISLAM] Eep Saefulloh Fatah adalah pendiri dan CEO PolMark Indonesia, sebuah lembaga survey dan konsultan politik.

Tangan dingin Eep sudah terbukti mengantarkan kandidat yang diusungnya meraih kemenangan.

Sebut saja: Pilkada DKI 2012 dengan mengusung Jokowi-Ahok, lalu Pilkada Jawa Barat 2013 mengusung Aher-Demiz, berlanjut di Pilpres 2014 sebagai konsultan Jokowi-JK, dan terbaru di Pilkada DKI 2017 dengan mengusung Anies-Sandi.

Eep disebut "kecewa" kandidat yang diusung Jokowi-Ahok dan Jokowi-JK ternyata tidak sesuai harapannya.

"Awal Pencalonan Anies sebagai Cagub, Eep bilang bahwa Ekpektasi Pak Eep memenangkan Jokowi-Ahok dan Jokowi-JK terlalu tinggi. Ternyata harapannya tidak sesuai kenyataan."

"Lalu sebagai bentuk memperbaiki kesalahan dimasa lalu, Ia bantu Anies yang tak lain adalah Sahabatnya untuk merebut DKI dari Ahok dan Rezim."

Demikian dituturkan oleh Muhammad Akbar Ismail, salah seorang sahabat Eep di akun fbnya (25/4/2017).

Alhamdulillah... penebusan "dosa" Eep sudah terlaksana di DKI Jakarta dengan menumbangkan Ahok dan mengantarkan kemenangan Anies-Sandi.

"Kita tunggu 2019. Semoga Pak Eep dipihak yang benar," lanjut Muhammad Akbar Ismail.

Harapan umat dan rakyat, Pilpres 2019 akan ada pemimpin baru untuk Indonesia, Agar negeri ini tak lagi morat marit dipimpin amatiran. Seperti disinggung Prof. Yusril Ihaza Mahendra.