BELA PENGUASA, ANTARA Diduga Lakukan WAWANCARA FIKTIF


[PORTAL-ISLAM]  Sebuah wawancara kantor berita nasional dengan narasumber Dr. Surono, pakar geologi dan mitigasi bencana vulkanologi, terkait proses penambangan yang dilakukan PT Semen Indonesia yang diduga fiktif, diuarkan oleh netizen Dandhy Laksono melalui akun twitter @Dandhy_Laksono.
Tak tanggung-tanggung, Dandhy langsung memention akun Dewan Pers sembari memberikan bukti screenshoot cuplikan berita dan pengakuan Dr. Surono.

Dandhy menegaskan, wawancara yang diduga fiktif tersebut terindikasi menguntungkan pabrik semen.



Berita yang bersumber dari kantor berita nasional Antara (Link: www.antaranews.com/berita/621997/pengamat-pembangunan-pabrik-semen-tak-masalah), sempat disebarluaskan oleh beberapa portal online. Termasuk CNN Indonesia. Namun, akhirnya CNN menghapus berita tersebut.

Jika ditelusuri, tidaklah mengherankan bila kantor berita nasional yang semestinya jernih, jujur dan bertanggung jawab atas tiap pemberitaannya tiba-tiba terlihat sangat panik dan nampak memilih berpihak pada pemerintah provinsi dan pusat ketimbang pada petani dan warga Rembang.

Gubernur Jawa Tengah adalah bagian dari penguasa rezim yang harus dibela kepentingannya. Begitupun Presiden. Untuk itu, bila perlu dilakukan segala hal. Termasuk membuat wawancara fiktif, jika benar terbukti demikian.

Masihkah Kantor Berita Nasional kita jujur dan kredibel?