BARU LAGI NIH! AHOK NGIBUL Soal Revitalisasi Kota Tua, Elisa Sutanudjaja: JANGAN AMNESIA!



[PORTAL-ISLAM]  LAGI-LAGI AHOK BOHONG!

Pejawat Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok semalam, Ahad 16 April 2017 mengicaukan tentang pelaksanaan revitalisasi kawasan Kota Tua Jakarta.

Kicauan Ahok ini pun ditanggapi keras oleh Elisa Sutanudjaja, seorang arsitek, pengamat masyarakat urban perkotaan, sekaligus sebagai pihak yang pernah terlibat dalam revitalisasi Kota Tua.

Kicauan Elisa juga didukung netizen Dandhy Laksono (@Dandhy_Laksono).
Pernyataan Elisa bahwa revitalisasi Kota Tua telah dimulai sejak Jokowi dikuatkan oleh bukti-bukti berikut:

Revitalisasi Kota Tua, Jokowi Mulai dari 8 Hektar Pertama - Kompas.com

Thursday, October, 24 2013

KOMPAS/IWAN SETIYAWANWarga beraktivitas di depan Gedung Museum Seni Rupa dan Keramik di kawasan wisata kota tua Jakarta, Minggu (27/3/2011). Gedung yang dibangun pemerintah kolonial Belanda pada tahun 1870 tersebut ditetapkan sebagai cagar budaya pada tahun 1972 dan sekarang dijadikan Museum Seni Rupa dan Keramik.


JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengatakan, konsorsium Kota Tua yang telah dibentuk akan mulai merevitalisasi 8 hektar kawasan Kota Tua dari total luas 280 hektar. Revitalisasi tahap awal itu dilakukan di kawasan Museum Sejarah Jakarta Fatahillah, Jakarta Barat.

"Kita ingin buat contoh dulu. Dalam enam bulan (mulai Maret 2014), 8 hektar yang ada di pusatnya dulu," ujar Jokowi di Rawamangun, Jakarta Timur, Kamis (24/10/2013) pagi.

Ia mengatakan, revitalisasi itu akan diserahkan kepada konsorsium yang terdiri dari BUMN, swasta, serta Pemprov DKI Jakarta. Gedung-gedung milik swasta akan dipercantik oleh pihak swasta dibantu oleh BUMN. Adapun bangunan milik Pemprov DKI akan dipercantik oleh Pemprov DKI. Pemprov DKI juga akan memperkuat infrastruktur berupa trotoar, jalan, taman, penerangan jalan, hingga penataan pedagang kaki lima.

"Setelah gedung-gedungnya direkonstruksi, dicat, yang paling penting juga mengisinya dengan kegiatan, baik seni budaya atau yang lain. Manajemen lighting-nya digarap. Kalau pusatnya bagus, baru bergerak ke sekeliling," ujar Jokowi.

Jokowi berharap revitalisasi pusat kota tua itu dapat menjadi contoh penataan kawasan lain di Kota Tua. Jokowi mengatakan, sebuah kota harus memiliki sesuatu yang berbeda di bidang pariwisata. Ciri khas itu dapat dijadikan sebagai suatu brand dan menjadi potensi kekuatan sebuah kota dibanding kota lain.

Konsorsium revitalisasi Kota Tua telah dibentuk pada pertengahan Oktober 2013. Konsorsium ini terdiri dari kalangan swasta, BUMN, dan Pemprov DKI Jakarta dan akan mulai bekerja merevitalisasi kawasan bersejarah Kota Tua pada Maret 2014.

Penulis: Fabian Januarius Kuwado
Editor: Laksono Hari Wiwoho
(http://megapolitan.kompas.com/read/2013/10/24/1256038/Revitalisasi.Kota.Tua.Jokowi.Mulai.dari.8.Hektar.Pertama )

Jokowi Resmikan Dimulai Revitalisasi Kota Tua

[JAKARTA] Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) meresmikan dimulainya revitalisasi Kota Tua untuk menjadikan kawasan itu sebaga ikon kota Jakarta. 

"Dengan ucapan Bismillahirrohmanirrohim, revitalisasi Kota Tua dengan ini saya nyatakan dimulai," kata Jokowi saat meresmikan dimulainya revitalisasi Kota Tua di Taman Fatahillah, kawasan Kota Tua,
 Jakarta Barat, Kamis (13/3). 

Dalam peresmian itu; Jokowi juga menanda-tangani komitmen dengan konsorsium swasta yang akan melakukan revitalisasi dengan Pemprov DKI Jakarta.

"Delapan bulan lalu, saya sudah muter ke seluruh area di Kota Tua. Saya lihat dan amati, saat itu dalam hati saya putuskan bahwa tahun ini, kita mulai untuk peremajaan Kota Tua," kata Jokowi.

Ia mengatakan, saat konsorsium yang akan melakukan revitalisasi ini mengajukan diri, dirinya semakin meyakini bahwa revitalisasi Kota Tua sudah bisa dimulai tahun ini. Baik itu proses rekonstruksi, restorasi, infrastruktur, konservasi, serta penghijauan.

Kota Tua seluas 284 hektare akan direvitalisasi dengan sistem zona yang akan terhubung dengan zona-zona lainnya. Zona-zona tersebut adalah Heritage Trail (Jejak Sejarah Kebudayaan) dan Patriot Trail 
(Jejak Sejarah Kepahlawanan).

"Kalau saya bandingkan dengan kota di negara lain, Kota Tua punya potensi yang lebih dari itu. Tapi kenapa bertahun-tahun dibiarkan? Oleh sebab itu, ketika mereka (konsorsium) datang, kita mulai," katanya.

Anggaran untuk revitalisasi Kota Tua ini, kata Jokowi, merupakan kombinasi dari APBD dan konsorsium itu sendiri. Aset di Kota Tua ini kepemilikannya bermacam-macam ,mulai dari Pemprov DKI sendiri, BUMN, hingga swasta.

"Terbentuknya konsorsium, saya yakin, pembangunan secara menyeluruh bisa diselesaikan. Nanti akan ada Heritage Trail dari Pelabuhan Sunda Kelapa sampai Taman Fatahillah," pungkasnya.

Tahap awal, gedung-gedung Kota Tua yang tidak terawat akan direvitalisasi. Sedikitnya 85 gedung yang akan direvitalisasi dengan pendekatan konservasi. [D-14/N-6] 
(http://www.sp.beritasatu.com/metropolitan/jokowi-resmikan-dimulainya-revitalisasi-kota-tua/51157)

Bahkan bila kita merujuk pada wikipedia. (https://id.m.wikipedia.org/wiki/Revitalisasi_Kota_Tua) dengan jelas dituliskan bahwa proyek revitalisasi dimulai oleh Gubernur Ali Sadikin, dan TAK SEDIKITPUN disebut nama Ahok.

Banyak pihak, terutama pendukung Ahok yang tidak paham sosok Elisa Sutanudjaja, perempuan yang dengan tegas dan keras 'menghardik' Ahok.

Berikut data mengenai revitalisasi Kota Tua dan bukti peranan Elisa di dalamnya.

https://www.lestarikanbangunantua.info/information-kit

Bercermin dari bukti-bukti di atas, jelas bahwa Ahok sudah BOHONG LAGI.

Masih mau percaya CALON Gubernur PEMBOHONG?