Ahok Kalah, Hotman Paris Bersedia Pimpin Upacara Adat Batak untuk Acara Potong Kuping Ruhut


[PORTAL-ISLAM] Pengacara Hotman Paris Hutapea menagih janji Juru Bicara Tim Pemenangan Ahok-Djarot, Ruhut Sitompul, memotong kuping apabila Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) kalah dalam pegelaran Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017.

Hotman Paris mengatakan Ruhut berulang kali sesumbar akan memotong kuping baik saat Pilkada DKI Jakarta putaran pertama maupun putaran kedua.

"Apakah sekarang tiba waktunya untuk Perlehatan Potong 2 Kuping? Kapan dan di mana ? Apakah acara potong kuping perlu dibuat Upacara Tor-Tor Adat Batak dengan acara Gondang Batak Bertalu-talu. Hotman Paris bersedia menjadi Raja Parhata (pemimpin adat)," katanya di Jakarta, Kamis (20/4/2017).

Ia menyindir Ruhut akan menjadi kutu loncat dan beralih dari mendukung Ahok ke Anies Baswedan. Ia mengatakan Ruhut memiliki kebiasaan mendekat ke kubu pemenang dan menjauhi kubu yang kalah.

"Sudah tiba waktu mulai mendekat ke kubu Anies? Dan mulai dipersiapkan kata-kata pujian seperti dulu pujian ke SBY, yaitu Anies sebagai bapak bangsa, bapak yang amat bijaksana dan lain-lain. Jadi, teringat saat masa mesra Ruhut dan SBY dulu beredar di medsos berita berjudul Ruhut: Jokowi Tukang Mebel Cuma Nasib Jadi Gubernur DKI," sindirnya.

Berdasarkan hasil real count KPU, pasangan Anies-Sandi meraih kemenangan telak atas pasangan incumben/petahana.

Berdasarkan 100% scan data model C1 yang masuk, dari 13.034 TPS atau 5.591.198 suara yang masuk ke sistem KPU, pasangan nomor urut 3, Anies Baswedan-Sandiaga Uno unggul dengan 57,95 persen suara atau sebanyak 3.240.379 suara.

Anies-Sandi unggul jauh dari pasangan nomor urut dua, Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat dengan perolehan 42,05 persen suara atau sebanyak 2.351.438 suara. (WE)