Ustadz Khalid Basalamah Minta Kritikan Yang Ilmiah: Ada 600 Ceramah di Youtube, Silahkan Tunjukan Kalau Ada Salah


[PORTAL-ISLAM] Publik terutama umat Islam tersentak ada pengajian kok malah dilarang dan dibubarkan paksa oleh sekelompok massa yang selama ini biasa jaga gereja kalau Natalan dengan dalih menjaga toleransi. Tapi kok sesama muslim malah gak toleran?

(Baca: Gereja Dijaga, Kenapa Pengajian Dibubarkan?)

Kejadian pembubaran pengajian ini menimpa Ustadz Khalid Basalamah di Sidoarjo, Sabtu (4/3/2017) kemarin. Ini bukan kejadian pertama kali menimpa Ustadz Khalid Basalamah yang dituduh "Wahabi" dan isi ceramahnya "menebar kebencian".

(Baca: Ini Penyebab Ceramah Khalid Basalamah Ditolak di Sidoarjo)

Menanggapi berbagai penolakan ini, Ustadz Khalid Basalamah menyatakan ia terbuka terhadap koreksi jika ada sesuatu yang disampaikannya memang salah.

"Saya warga negara Indonesia, saya bukan PKI, yang disampain jelas... Hampir 600 judul ceramah Alhamdulillah semua diupload (di Youtube) bisa dilihat, cari satu-per satu, kalau ada yang salah berikan masukan kepada saya," kata Ustadz Khalid Basalamah, seperti dilansir RisalahTv, Sabtu (4/3/2017).

Ia siap meminta maaf jika terbukti salah. Tapi koreksi harus dilakukan secara jelas dan sesuai rujukan kitab.

"Saya perbaiki itu, saya minta maaf kalau saya salah.. Seorang mukmin (harus) jelas hidupnya, nggak ada neko-neko (macam-macam). Benar (maka katakan) benar, salah (ya) salah, selesai.. Gitu kan," katanya.

Ustadz Khalid Basalamah mengatakan, semua lokasi tempatnya mengisi kajian sudah diumumkan di medianya, terutama yang di Jakarta. Terbuka bagi yang mau mendatangi.

Ia juga menunjukkan kitab rujukan yang dibahas di kajiannya.

"Apanya itu dibilang memecahkan umat, takfiri lah, kapan pernah saya kafirkan orang (Muslim)?" tegasnya.

Ustadz Khalid Basalamah kemudian menyampaikan, seseorang yang diserang fitnah (tuduhan bohong), caci-maki dan hal buruk lainnya agar dibalas dengan senyum, karena menurut syariat orang yang difitnah akan menerima "transfer pahala".