Survei Median: Elektabilitas Anies-Sandi Tertinggi 46,3 %, Ahok-Djarot 39,7 %, Ini Penyebabnya

(KPU DKI Jakarta saat melauncing Putaran Kedua Pilkada DKI Jakarta)

[PORTAL-ISLAM] JAKARTA - Hasil survei terbaru Lembaga Media Survei Nasional (Median) terkait Pilkada DKI 2017 putaran kedua menyebutkan, elektabilitas tertinggi diraih pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno sebesar 46,3 persen. Sedangkan pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat hanya sebesar 39,7 persen.

"Sedangkan 14 persen responden lainnya masih undecided atau menyatakan belum memutuskan," kata peneliti Median, Rico Marbun, saat rilis hasil survei bertajuk "Memahami Peta Kompetisi Putaran ke-2 Pilgub DKI" pada Senin (6/3/2017) siang, seperti dikutip Kompas.

Rico menjelaskan, ada beberapa hal yang membuat suara untuk Ahok-Djarot kini turun ketimbang survei Median sebelumnya. Salah satunya adalah suara pemilih Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni yang beralih lebih banyak dukung Anies-Sandiaga.

"Dari total responden, ada 13 persen yang pada putaran pertama mengaku pilih Agus-Sylvi. Saat kami tanyai lagi, siapa yang akan mereka pilih di putaran kedua, 35 persen atau satu per tiga dari 13 persen itu pilih Anies-Sandiaga, dilanjutkan 10 persen pilih Ahok-Djarot, sedangkan 55 persen selebihnya belum menentukan pilihan," kata Rico.

Pada survei ini diketahui warga yang telah menetapkan pilihan pada Ahok-Djarot maupun Anies-Sandiaga relatif tetap memilih jagoannya pada putaran kedua Pilkada DKI.

Dengan rincian, dari 100 persen pemilih Ahok-Djarot di putaran pertama, 90,5 persen di antaranya tetap pilih jagoannya. Begitu pula dengan 100 persen pemilih Anies-Sandiaga, 91 persen di antaranya tak pindah ke lain hati.

"Tapi, jangan dilupakan kalau masih ada 14 persen responden yang belum menentukan pilihan. Berarti, peluang untuk saling salip (tingkat elektabilitas) tetap terbuka," ujar Rico.

Responden dalam survei ini sejumlah 800 warga DKI Jakarta yang mempunyai hak pilih. Survei dilakukan pada rentang waktu dari 21 sampai 27 Februari 2017, dengan margin of error sebesar plus minus 3,4 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Peneliti menentukan sampel dalam survei ini dengan teknik multistage random sampling dan proporsional atas populasi di seluruh kotamadya di Jakarta dan faktor gender. Sumber pendanaan survei berasal dari dana mandiri pihak Median.

Sebelumnya pada putaran pertama, lembaga survei Median merupakan salah satu lembaga survei yang tepat dengan hasil Pilkada dimana survei Median merilis elektabilitas Ahok-Djarot tertinggi, disusul Anies-Sandi dan Agus-Sylvi.

Baca: Survei Median: Elektabilitas Ahok Tertinggi, Agus Terendah
https://pilkada.tempo.co/read/news/2017/02/06/304843533/survei-median-elektabilitas-ahok-tertinggi-agus-terendah