[CATATAN] "Musyawarah Majelis Syuro dan Rakornas PKS 2017" by Fahri Hamzah


Kultwit Fahri Hamzah:

1. Selamat melaksanakan Musyawarah Majelis Syuro (4-6 Maret) dan Rakornas PKS (6-8 Maret)

2. Semoga persidangan dan musyawarah para pimpinan PKS ini memberikan pencerahan dan arah bagi bangsa ini.

3. Semoga kekuatan niat dan tekad menjelma menjadi api yang membakar sifat2 buruk kita. #MMSdanRakornasPKS

4. Sebab seperti kata nabi SAW semua bermula dari diri kita sendiri. Ibda' bi nafsika.

5. Dalam Alqur'an ditegaskan bahwa Allah tak akan mengubah nasib kita jika kita tidak mengubah diri kita.

6. Dalam Alquran juga ditegaskan ciri manusia yang disebut #UlulAlbab yang luar biasa idola kita semua.

7. #UlulAlbab digambarkan sebagai sosok yang mawas waspada dan cerdik cendikia.

8. Cirinya dua, selalu berzikir dan sentiasa berpikir.

9. Berzikir membuat kita bertahan pada orisinalitas dan legitimasi kebenaran sebagai kekuatan hati.

10. Sementara berpikir membuat kita berkembang dan berimajinasi tentang masa depan.

11. Maka hidup bukankah menolak kemajuan tapi juga bukan meninggalkan identitas dan tradisi.

12. Hidup adalah melangkah maju dan membawa diri dalam gelombang kehidupan yang ganas.

13. Karna itulah kehidupan memerlukan jama'ah, memerlukan kebersamaan dan persaudaraan.

14. Kita secara manusiawi saling membutuhkan sejak dalam keluarga sampai negara.

15. Persaudaraan adalah cara kita bertahan maka ia wajib dibangun dengan kesadaran.

16. Jangan biarkan persaudaraan kita penuh basa basi dan kepurapuraan sebab itu rapuh dan sulit bertahan.

17. Jangan kembangkan budaya penuh basa-basi, dan pura-pura sebab ia awal perpecahan.

18. Ikatan yang dibangun dengan keterpaksaan tak akan langgeng pada tingkat apapun.

19. Maka mari biasakan saling pengertian dan mengembangkan iklim dialog dan keterbukaan.

20. Jika saya mendengar suara dari bawah kader PKS, sekarang itulah yang kurang (iklim dialog dan keterbukaan -red).

21. Pemimpin tidak gemar berdialog dan memberikan penjelasan secara dua arah.

22. Persoalan saya misalnya dilarang dibicarakan. Dijawab dengan kalimat, "cukup jangan dilanjutkan, sudah selesai!".

23. Bagaimana sudah selesai padahal saya menang di pengadilan 2 kali dalam putusan provisi dan tingkat pertama.

24. DPP melakukan banding tapi hampir 100 hari sampai sekarang tidak mengajukan nota banding.

25. Artinya kan sebetulnya tidak punya alasan untuk membantah keputusan pengadilan?

26. Maka alasan banding apa? Katanya, "individu tidak boleh lebih besar dari partai". Kok demikan?

27. Demikianlah, para pimpinan partai yg sekarang tidak nampak mampu mengatasi persoalan.

28. Tidak mampu berdialog lalu memakai cara kekuasaan. Sangat disayangkan.

29. Saya mendengar keluhan kader soal maraknya operasi intelijen dan pemantauan.

30. Dan yang berbeda pandangan terutama karena kasus saya ini ditanda dan mendapat panggilan.

31. Musyawarah MS kali ini harusnya masuk kepada isu substansi dan mendasar.

32. Agar suara kader pemilih di dengar. Itulah demokrasi. Hubungan anggota MS dan kader pemilih harusnya dekat.

33. Jangan sampai kader bertepuk sebelah tangan. Dan anggota MS berpura2 tidak ada masalah.

34. Kita ini organisasi manusia biasa. Penuh salah dan lupa. Cara kita bertahan adalah saling mengingatkan.

35. Inilah cinta. Tempat kita semua luruh dalam mahabbah. Menyadari semua.keterbatasan.

36. Sekali lagi selamat bermusyawarah #MMSdanRakornasPKS 4-8 Maret ini. Semoga kita semua kembali dalam jalan ukhuwah.

37. Dan untuk diketahui oleh seluruh kader. Saya akan bertahan hingga ujung jalan.

38. Saya akan tunjukkan bahwa saya tidak pernah main2 atau pura2 dalam persaudaraan.

39. Saya akan genggam persahabatan dan persaudaraan sekuat tenaga hayat dikandung badan.

40. Karena saya tidak pernah lari dari gelanggang dan tidak pernah surut meski selangkah dalam ancaman.

41. Dalam situasi yang lebih sulit dari yang pernah kita hadapi saya akan pasang badan.

42. Saya tidak akan biarkan orang sakit merusak apa yang sudah kita bangun dengan pengorbanan.

43. Karena terlalu banyak orang yang ikhlas dan bekerja tanpa hingar bingar dan tepuk tangan.

44. Kepada mereka kita menitip doa agar kebenaran selalu ada dalam hati kita, diujung lidah dan tangan kita.

45. Sebab jika ia hilang maka alasan kehadiran kita telah hilang dan kita menjadi tidak lagi relevan.

46. Dan Allah mengganti orang2 yang tidak relevan ini secara mudah sekali. Seperti kedipan atau membalik telapak tangan.

47. Maka agar kebenaran tetap ada marilah kita gandrung pada nasehat dan.perbaikan.

48. Barokallahu fikum jami'an. Waffaqanallahu wa iyyakum. Selamat #MMSdanRakornasPKS.

(Dihimpun dari twit @Fahrihamzah, Sabtu, 4 Maret 2017)