Kunjungan Raja Salman, Kapolri Janji Tutup Kasus Ustadz Bachtiar Nasir


[PORTAL-ISLAM] Ditengah suasana kedatangan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz ke Indonesia, kabar gembira datang.

Kabar gembira ini disampaikan ustadz Bachrita Nasir dalam sebuah video yang diunggah salah satu netizen bernama Angel Setiawati pada Jumat (3/3/2017).

Video tersebut merupakan bagian dari acara kajian yang menampilkan Ustadz Bachtiar Nasir sebagai pemateri. Sang ustadz yang merupakan tokoh yang menjadi pencetus gerakan aksi 212 tersebut menceritakan kepada para jamaah yang hadir bahwa Kapolri berjanji untuk menutup semua kasus yang membelit sejumlah ulama. Sedangkan kasus penistaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama tidak akan ditutup.

"Kemarin saya sama Pak Kapitra (kuasa hukum GNPF MUI) berdialog dengan Pak Kapolri lebih dari 2,5 jam, ngobrol dari hati ke hati. Berita gembiranya Insya Allah semua kasus ditutup...semuanya. Jadi Insya Allah...Ahok gak bisa ditawar, itu harga mati. Al-Maidah 51 gak bisa ditawar," ujar ustadz Bachtiar Nasir.

Selain itu Ustadz Bachtiar Nasir menyebutkan bahwa semua rencana itu ada bargaining-nya

"Lalu apa bargining-nya Ustadz? Bargining-nya, ayo energi 212 kita bangun untuk Indonesia yang positif secara positif. Ayo kita bangun dari Indonesia yang damai dengan kedamaian, sebagaimana jargon kita di 212. Bela Islam yang Super," lanjutnya.

Ketua GNPF MUI ini juga menyebut bahwa dengan aksi 212 yang dihadiri 7 jutaan lebih massa tapi masih bisa damai membuat pihak Arab Saudi optimis untuk berinvestasi di Indonesia.

"Yang sudah bagus kita buktikan kepada dunia. Gara-gara itu Saudi mau Invest ke Indonesia.
Coba kalo 212 kemarin ribut, kira-kira Saudi mau datang ga ke Indonesia? Dan Insya Allah, Raja datang untuk kalian semua. Kalau kita rusuh, kita bakar-bakaran, Raja gak akan suka dengan orang Islam. Karena orang Islam Indonesia damai, baik-baik dan dia merasa investasinya aman. Maka ini juga takdir Allah," jelasnya.

Dia pun menyebut bahwa peristiwa tersebut memberikan dampak positis bagi ummat Islam, salah satunya terkait bendera tauhid yang dulunya dilarang sekarang malah berkibar-kibar.

"Tadinya bendera "Laa Ilaaha Illallah" dicurigai, sekarang harus dikibar-kibarkan," ujarnya.

Berikut video pernyataan ustadz Bachtira Nasir:


Ustadz Bachtiar Nasir : Janji Kapolri Insya Allah semua kasus ditutup... simak. Untuk Ahok tidak .
Dikirim oleh Angel Setiawati pada 2 Maret 2017