Fahri Protes Dana Haji Rp 90 T untuk Infrastruktur: Harus Untuk Kepentingan Haji


[PORTAL-ISLAM] JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah tidak setuju bila dana haji sebesar Rp 90 triliun di Badan Pengelolaan Keuangan Haji (BPKH) dipakai untuk membangun infrastruktur di luar kepentingan haji.

"Dana haji itu untuk kemaslahatan haji dan kalau mau investasi biar dia investasi di fasilitas haji. (Misalnya) Untuk akomodasi, konsumsi, rumah sakit juga harus punya di Saudi," kata Fahri, usai memimpin rapat pergantian Pimpinan Komisi VIII DPR RI, Kamis, 23 Maret 2017, dikutip JPNN.

Bila dana haji diinvestasikan di Arab Saudi untuk membangun hotel dan fasilitas lain, manfaatnya bisa dirasakan oleh calon jemaah haji maupun umrah dari tanah air dan negara lain.

"Karena pasar permanennya selain jemaah haji dan umrah (dari Indonesia), juga dari jemaah negara-negara lain. Kalau bisa di Jakarta, kenapa nggak bikin juga di Saudi. Perlu juga bikin hotel, penginapan di sana. Bahkan kalau bisa kota miniatur di sana," ujar politikus PKS ini.

Karenanya, Fahri mendesak Komisi VIII DPR (yang merupakan mitra Kementerian Agama dalam mengurusi soal Haji) lebih progresif mendorong pemerintah untuk menginvestasikan dana puluhan triliun tersebut demi kepentingan haji dan umrah.

Seperti diberitakan sebelumnya, Presiden RI Jokowi Minta Dana Haji Diinvestasikan untuk Infrastruktur.

(Baca: Jokowi Minta Dana Haji Diinvestasikan untuk Infrastruktur)