Dikunjungi Zulkifli Hasan, Inilah Curhatan Warga Korban Gusuran Bukit Duri


[PORTAL-ISLAM]  Ketua MPR RI Zulkifli Hasan mengunjungi kawasan Bukti Duri, Tebet, Jakarta Selatan, Jumat, 10 Maret 2017 Pada kesempatan itu, Zulkifli mendengar keluhan dari sejumlah warga korban gusuran di berbagai tempat di Jakarta.

Nafsiah, warga Bukit Duri Pangkalan, menyampaikan pada Zulkifli bahwa dia kehilangan tujuh petak kontrakan terkena digusur untuk proyek normalisasi Sungai Ciliwung. Menurut Nafsiah, tak ada ganti rugi yang dia terima akibat penggusuran tersebut.

Nafsiah juga menyampaikan menolak direlokasi ke Rusun Rawa Bebek karena jauh dan harus menanggung biaya sewa.

"Kami di sini rugi, saya pribadi punya kontrakan tujuh habis begitu aja. Kalau pindah ke rusun, bayar listrik, air. Makanya saya enggak ambil karena bayar sewa dan juga anak saya jadi jauh," kata Nafsiah mengadu kepada Zulkifli.

Nafsiah mengatakan, akibat digusur, kini dia tinggal di kontrakan di sekitar Bukit Duri. Nafsiah tak terima jika warga di lokasi yang digusur disebut sebagai warga yang tinggal di permukiman liar karena warga setempat rutin membayar PBB.

Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya yang dulu memiliki tenpat tinggal ukuran 9x12 meter kini harus tinggal berdesak-desakkan di kontrakan 20 pintu dengan ukuran per kamar hanya 3x3 meter.

"Saya ngontrak, satu rumah 20 pintu, Pak. Dari ukuran rumah saya 9x12, saya tinggal sekarang 3x3 meter, Pak. Satu rumah 20 pintu, Bapak. Bayangkan," ungkapnya.

Ia juga meminta kepada Zulkili agar memberi solusi untuk warga gusuran.

Berikut video lengkapnya: