SURAT TERBUKA Mubaligh Indonesia: "Kami Mencintaimu Raja Salman"


[PORTAL-ISLAM] Kedatangan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud ke Indonesia 1-9 Maret 2017 disambut suka cita kaum muslimin.

Ustadz DR Ali Musri Semjan Putra, dai dan mubaligh Indonesia asal Tanjung Gadang Sijunjung yang merupakan alumni Universitas Islam Madinah menuliskan kebahagiaan atas rencana kedatangan Raja Salman.

Berikut Surat Terbuka yang ditulis pendiri Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah Imam Syafi'i (STDIIS) ini dalam menyambut kedatangan Raja Salman:

"Kami Mencintaimu Raja Salman"

Raja Salman semoga Allah selalu menjagamu dan menjaga negaramu dari segala tipu muslihat…

Kami mencintaimu dan negaramu karena Allah…

Rasa syukur kepada Allah kemudian kepadamu dan seluruh rakyatmu…

Keteguhanmu dan rakyatmu untuk berpegang kepada tauhid dan sunnah telah membuka pintu Keberkahan dari langit dan bumi…

Padang pasir yang tandus kini telah berubah menjadi kebun dan taman-taman yg indah…

Bukit-bukit batu kini tak terlihat lagi karena tertutup gedung-gedung megah yang menjulang kelangit…

Jalan-jalan setapak kini telah berubah mejadi jalan tol tanpa hambatan dan tanpa pungutan…

Rakyatmu makmur dan sentosa …

Mobil-mobil mewah terparkir di pinggir jalan tanpa ada yang usil…

Dua kota suci kau percantik sesuka hati, setiap orang ke sana rasanya tak pingin pulang lagi, kalau pulang ingin kembali lagi..

Pintu-pintu perguruan tinggi kau buka untuk anak-anak muslim di berbagai pelosok bumi, tidak luput negara kami yang kini sedang kau kujungi…

Sungguh nikmat belajar di negerimu wahai raja yang ku sayangi, saat kuliah setiap bulan kami kau beri kami gaji, setiap liburan kau belikan kami tiket pulang-pergi, yang dipasca sarjana kau beri fasilitas membawa anak dan bini…

Sumbanganmu sudah tak terhitung untuk negeri kami, kau tak pernah ekspos agar dipuji, meskipun banyak yang mencaci kau tetap memberi…

Di negeri kami ini banyak alumni yang sudah kembali, namun diantara mereka ada yang tidak tahu membalas budi, negerimu difitnah dengan tuduhan wahabi, mereka memusuhi penegak sunnah nabi…

Semoga mereka diberi hidayah Allah Robbi…

Kami tunggu kedatanganmu wahai raja pemurah hati, meskipun hati ingin menyambut kedatanganmu nanti, tapi apa daya tak ada undangan resmi.

(DR Ali Musri Semjan Putra)